Sabtu, 24 Maret 2012

TUGAS AKHIR SEJARAH SMA







Disusun oleh :

Teten Febriawan
XII.1IPA1

Dibimbing oleh :

Syafrida,S.Pd
Guru Sejarah SMA 9 Padang

SEKOLAH STANDAR NASIONAL
SMA N 9 PADANG
TA.2011/2012
KATA PENGANTAR
basmalah.jpg

Puji dan syukur kehadirat Allah swt. Yang telah memberikan seluruh rahmat dan karunia-Nya kita masih diberi kesempatan untuk menikmati segala nikmat yang diberikan-Nya kepada kita.
Ucapan terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pihak yang telah membantu dari permulaan pembuatan laporan ini sampai selesai, terutama untuk guru pembimbing kami Syafrida,S.Pd .
Tidak ada yang sempurna dari bagian-bagian laporan ini, oleh sebab itu, kritik dan saran yang membangun sangat diperlukan sebagai perbaikan dan motivasi  untuk menjadi lebih baik.







PENULIS

Indikator 1
PENGERTIAN SEJARAH MENURUT PARA AHLI
Beberapa definisi sejarah yang dikemukakan oleh para ahli, antara lain sebagai berikut.
1. Roeslan Abdulgani, mengemukakan bahwa sejarah ialah ilmu yang meneliti dan menyelidiki secara sistematis keseluruhan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan di masa lampau beserta kejadian-kejadiannya;dengan maksud untuk menilai secara kritis seluruh hasil penelitiannya, untuk dijadikan perbendaharaan-pedoman bagi penilaian dan penentuan keadaanmasa sekarang serta arah progres masa depan.Ilmu sejarah ibarat penglihatan tiga dimensi; pertama penglihatan ke masa silam, kedua ke masa sekarang, dan ketiga ke masa yang akan datang. Atau dengan kata lain, dalam penyelidikan masa silam tidak dapat melepaskan diri dari kenyataan-kenyataan masa sekarang yang sedang dihadapi, dan sedikit banyak tidak dapat kita melepaskan diri dari perspektif masa depan.
2. Moh. Yamin, SH, memberikan definisi sejarah ialah suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwa yang dapat dibuktikan dengan kenyataan.
3. Thomas Carlyle, memberikan definisi sejarah adalah peristiwa masa lampau yang mempelajari biografi orang-orang terkenal. Mereka, adalah penyelamat pada zamannya. Mereka merupakan orang-orang besar yang pernah dicatat sebagai peletak dasar sejarah.
4. Herodotus, ahli sejarah pertama dunia berkebangsaan Yunani, yang mendapat julukan: The Father of History atau Bapak Sejarah. Menurut Herodotus sejarah tidak berkembang ke arah depan dengan tujuan yang pasti, melainkan bergerak seperti garis lingkaran yang tinggi rendahnyadiakibatkan oleh keadaan manusia.
5. Ibnu Khaldun, mendefinisikan sejarah sebagai catatan tentang masyarakat umat manusia atau peradaban dunia, tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada watak masyarakat itu.Dari beberapa definisi yang dikemukakan oleh beberapa tokoh di atas tidaklah sama dalam hal isi, taraf dan tujuannya. Namun, dapat diambil beberapa unsur pokoknya, yakni adanya peristiwa, kisah, dan ilmu sejarah. Dalam hal ini,
6.R. Moh. Ali menyimpulkan definisi sejarah sebagai berikut.
1. Sejarah yaitu ilmu yang menyelidiki perkembangan peristiwa dan kejadiankejadian di masa lampau.
2. Sejarah yaitu kejadian-kejadian, peristiwa-peristiwa yang berhubungandengan manusia, yakni menyangkut perubahan yang nyata di dalam kehidupan manusia.
3. Sejarah yaitu cerita yang tersusun secara sistematis (teratur dan rapi).
Dari definisi Moh. Ali ini dapat dipahami bahwa sejarah menyangkut seluruh perubahan dan perkembangan kehidupan manusia.
7.Muhammad Yamin,Sejarah adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan cerita bertarikh sebagai hasil penafsiran tentang kejadian-kejadian dalam masyarakat manusia pada waktu yang telah lampau, yaitu susunan hasil penyelidikan bahan-bahan tulisan atau tanda-tanda yang lain.
8. Nugroho Notosusanto Sejarah adalah peristiwa-peristiwa yang menyangkut manusia sebagai mahluk bermasyarakat yang terjadi pada masa lampau.Sejarah berarti pula kisah mengenai segala peristiwa itu, kisah itu disusun berdasarkan peninggalan-peninggalan dari berbagai peristiwa itu.
Indikator 2
Sejarah sebagai Peristiwa, Kisah, Ilmu, dan Seni
1. Sejarah sebagai Peristiwa
Dalam mempelajari sejarah, salah satu manfaat yang dapat kita peroleh ialah manfaat pendidikan. Dari manfaat ini maka kita sering mendengar ucapan"Belajarlah dari sejarah" atau "Sejarah mengajarkan kepada kita" atau "Perhatikanlah pelajaran-pelajaran yang diberikan oleh sejarah". Dengan demikian, persoalan"belajar dari sejarah" ini menyangkut diktum "L'historie se repete" atau sejarah berulang. Maka kita bertanya : "Benarkah sejarah berulang?".Secara sepintas kita cenderung untuk menjawab dengan tegas "tidak".Dengan alasan bahwa tidak ada peristiwa yang dapat terjadi lagi. Perlawanan Pattimura 1817; Perlawanan Kaum Paderi (1821-1838), Perlawanan Diponegoro (1825-1830); Perlawanan Bali (1846-1905), Perlawanan Aceh (1871-1904), dan perlawananperlawanan daerah yang lain, demikian juga Proklamasi 17 Agustus 1945 tidak akan terjadi lagi, tidak akan terulang lagi. Semua ini sesuai dengan diktum Geschiste ist einmalig atau sejarah hanya terjadi sekali saja.Jadi, sejarah sebagai peristiwa yang tidak mungkin terulang lagi (einmalig= terjadi sekali saja). Dengan kata lain, sejarah sebagai peristiwa,hanya sekali terjadi (einmalig). Sumber: 30 Tahun Indonesia Merdeka
2. Sejarah sebagai Kisah
Sejarah sebagai kisah adalah sejarah yang menyangkut penulisan peristiwa tersebut oleh seseorang sesuai dengan konteks zamannya dan latar belakangnya.Sejarah sebagai kisah dapat kisahkan atau ditulis lagi oleh siapa saja dan kapan saja sehingga ada proses berkelanjutan.Peristiwa-peristiwa seperti Perlawanan Pattimura 1817; Perlawanan Kaum Paderi(1821-1838), Perlawanan Diponegoro (1825-1830); Perlawanan Bali (1846-1905), Perlawanan Aceh (1871-1904), Proklamasi 17 Agustus 1945 dan sebagainya dapat berulang-kali ditulis kembali (dikisahkan) oleh penulis sejarah (sejarawan).
Demikian juga kegiatan upacara peringatan Proklamasi 17 Agustus dapat terulang-ulang di mana saja, oleh siapa saja, misalnya di sekolah oleh warga sekolah, di kantor oleh warga kantor, di kampung oleh warga kampung dansebagainya, yang hingga tahun 2006 telah genap 61 tahun (HUT RI ke-61).Jadi, peristiwanya hanya sekali (proses tidak berkelanjutan = sejarah obyektif =sejarah sebagai peristiwa), namun kisahnya/peringatannya atau makna dari peristiwa tersebut dapat berulang-ulang(ada proses berkelanjutan = sejarah subyektif = sejarah sebagai kisah). Sejarah sebagai kisah adalah sejarahyang dapat terjadi berulang kali,karena kisah dari suatu peristiwatersebut dapat ditulis oleh siapa saja dan kapan saja.
3. Sejarah sebagai Ilmu
Berdasarkan uraian di atas kita ketahui bahwa sejarah mempunyai beberapa pengertian, yaitu sebagai berikut.
a. Sejarah sebagai peristiwa adalah menyangkut peristiwanya itu sendiri, yang sekali terjadi, sehingga tidak berulang. b. Sejarah sebagai kisah adalah menyangkut penulisan kembali peristiwa tersebut oleh seorang sejarawan/siapa saja yang berminat terhadap sejarah lewat jejak-jejak masa lalu.Selain sejarah sebagai peristiwa dan sebagai kisah, sejarah juga sebagai ilmu. Ada beberapa jalan untuk mencari pengetahuan,antara lain sebagai berikut.
a. Dengan jalan mendengarkan cerita orang lain
Pengetahuan yang didapat dari mendengarkan cerita orang, belum sahih jika belum ada bukti-bukti pengujiannya, sebab mungkin sekali cerita itu hanya mengisi waktu luang.
b. Dengan jalan keterangan/penelitian
Pengetahuan yang berdasarkan keterangan, memberi dasar yang kuat, dan kokoh akan pengetahuan kita.
c. Dengan jalan pengalaman sendiri
Adapun pengetahuan yang didapat berdasarkan penelitian disebut ilmu. Suatu pengetahuan disebutilmu jika memenuhi beberapa kriteria, yakni : (1) memiliki metode yang efisien,(2) memiliki obyek yang definitif, (3) memiliki formulasi kebenaran yang umum, (4) adanya penyusunan yang sistematis, dan (5) memiliki kebenaran yang objektif.Jelaslah bahwa sejarah juga termasuk ilmu tersendiri, karena memiliki persyaratan sebagai ilmu, yakni:
a. Memiliki Tujuan,b. Memiliki Metode,c. Pemikiran yang Rasional,d. Penyusunan yang Sistematis e. Kebenaran Bersifat Objektif,f.Sejarah sebagai seni


Indikator 3
FAKTA DAN SUMBER SEJARAH
Penulisan sejarah berdasarkan bukti dan fakta yang merupakan peninggalan manusia dari masa lampau.Peninggalan tersebut lazim disebut sebagai sumber sejarah.Sumber sejarah terdiri sebagai berikut:
a.Sumber tertulis misalnya prasasti,kronik,babad,hikayat,surat-surat,laporan,notulen rapat,piagan,naskah,arsip,dan surat kabar.
b.Sumber Benda (Artefak )
Sumber benda (Artefak) berupa antara lain fosil,senjata,peralatan,hidup,perhiasan,prasasti,candi,stupa,foto,patung,nisan,dan bangunan
c.Sumber Lisan
Sumber lisan adalah keterangan langsung dari pelaku atau saksi sejarah..Kelemahan dari sumber ini adalah yaitu adanya unsur  subjektivitas dan cenderung membesar-besarkan peranannya dalam suatu peristiwa sejarah.
d.Sumber Rekaman
Sumber Rekaman baik berupa kaset audio maupun video.Misalnya rekaman peristiwa proklamasi,atau rekaman demonstran menuntut refomasi.Bukti adalah suatu yang dapat memperkuat kebenaran suatu pendapat atau kesimpulan.Yang harus diperhatikan peneliti adalah sumber sejarah dari segi terpercayanya sumber (reliability),kuatnya sumber (credibility),dan sahihnya sumber (validity)
Berdasarkan urutan penyampaian sejarah terbagi atas:
a.Sumber Primer (Sumber Pertama),yaitu peninggalan asli sejarah,seperti prasasti,kronik,piagam,candi yang benar-benar dari zamannya.
b.Sember Sekunder (Sumber Kedua),yaitu benda-benda tiruan dari benda aslinya,sumber kepustakaan hasil penelitian ,seperti prasasti (tinulad) tiruan,laporan peneliti,terjemahan kitab-kitab kuno
c.Sumber Tersier (Sumber Ketiga),yaitu buku-buku sejarah yang disusun berdasarkan laopran penelitian tanpa melakukan pengamatan langsung.


Menurut Sartono Kartodirdjo, sumber tertulis dapat diklasifikasikan menjadi berikut ini.
1) Otobiografi
Otobiografi sangat berguna bagi psikologi, karena di dalam dokumen seperti itu memuat faktor-faktor subjektif, seperti segi-segi afektif, motivasi, harapan-harapan, danpengalaman.Otobiografi dapatpula memberikan data tentang faktor-faktor subjektif, misal nilai sosial,proses sosial, situasi sosial, dan perubahan sosial.
2) Surat Pribadi, Catatan atau Buku Harian, dan Memoar
Surat pribadi sebagai bahan dokumenter biasanya memuat hal-hal penting, seperti : tata susila dan adat istiadat, pokok pembicaraan tentang hubungan dan lembaga sosial. Contohnya ialah surat-surat R.A. Kartini kepada Nyonya Abendanon, yang terkumpul dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang.
3) Surat Kabar
Data yang dimuat dalam surat kabar kadang telah menunjukkan fakta, di samping juga merupakan opini, interpretasi dan pikiranpikiranspekulatif. Surat kabar berguna untuk melengkapi dokumendokumenlain bahkan merupakan dokumen inti untuk membantu penentuan tanggal dari sumber lain.
4) Cerita Roman
Karya sastra seperti roman atau novel pada dasarnya bukan hanya merupakan karya ekspresi seorang pengarang, tetapi kadang kala terungkap data keadaan sosial dari periode tertentu. Keadaan sosialseperi struktur sosial, kelas sosial dan lembaga-lembaga sosial, datanya bisa didapatkan dalam cerita roman. Contoh: Serat Centini, yaitu karangan yang menggambarkan kehidupan sosial dari periode awal dan pertengahan Mataram Islam.
5) Dokumen Pemerintah
Di dalam dokumen pemerintah biasanya dimuat keputusankeputusan, berita-berita, laporan-laporan pemerintah tentang peristiwaperistiwa,laporan tahunan, data statistik, pernyataan pemerintah dansebagainya.
Fakta Sejarah
Fakta sejarah adalah fakta-fakta yang berhubungan langsung dengan peristiwa sejarah yang kita teliti. F. J. Tigger mendefinisikan fakta adalah sebagai hasil penyelidikan secara kritis yang ditarik dari sumber-sumber dokumenter (Sidi Gazalba, 1981). Sementara Louis Gottschalk mengartikan fakta sebagai suatuunsur yang dijabarkan secara langsung atau tidak langsung dari sumber sejarahyang dipandang kredibel, setelah diuji secara saksama dengan metode sejarah.

 Indikator4
PRINSIP DASAR PENELITIAN SEJARAH
Prosedur kerja sejarawanuntuk menuliskan kisah masa lampau berdasarkan jejak-jejak yang ditinggalkan oleh masa lampau itu, ternyata, terdiri atas langkah-langkah sebagai berikut:
(1) Mencari jejak-jejak masa lampau.
(2) Meneliti jejak-jejak secara kritis.
(3) Berdasarkan informasi yang diperoleh dari jejak-jejak itu berusaha membayangkan bagaimana gambaran masa lampau.
(4) Menyampaikan hasil-hasil rekonstruksi imajinatif masa lampau itu sehingga sesuai dengan jejak-jejaknya maupunimajinasi ilmiah.
Langkah-langkah metode sejarah adalah sebagai berikut.
a. Heuristik
Heuristik berasal dari kata Yunani heurishein, artinya memperoleh.Menurut G.J. Reiner (1997), heuristik adalah suatu teknik, mencari dan mengumpulkan sumber. Dengan demikian heuristik adalah kegiatan mencari dan mengumpulkan sumber.
b. Kritik Sumber (Verifikasi)
Setelah sumber sejarah terkumpul, maka langkah berikutnya ialah verifikasi atau lazim disebut juga dengan kritik sumber untuk memperoleh keabsahan sumber. Dalam hal ini yang harus diuji ialah keabsahan tentang keaslian sumber (otentisitas) yang dilakukan melalui kritik ekstern dankeabsahan tentang kesahihan sumber (kredibilitas) yang ditelusuri lewat kritik intern
1) Keaslian Sumber (Otentisitas)
2) Kesahihan Sumber (Kredibilitas)
c. Interpretasi
Interpretasi atau penafsiran sejarah seringkali disebut juga dengan analisis sejarah.
d. Historiografi
Langkah terakhir metode sejarah ialah historiografi, yakni merupakan cara penulisan, pemaparan atau penulisan laporan hasil penelitian sejarah yang telah dilakukan.

Indikator5
CARA MASYARAKAT PRA AKSARA INDONESIA MEWARISKAN MASA LALUNYA
Pengalaman kolektif suatu masyarakat diartikan sebagai masa lampau.Beberapa cara yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk mewariskan masa lampaunya adalah sebagai berikut.
a. Pelatihan dan peniruan. Pengetahuan dan kemampuan yang telah dimiliki diwariskan lewat pelatihan dan peniruan, entah itu dengan perkataan atau perbuatan. Misalnya kepandaian membuat alat-alat dari batu maupun dari besi. Mereka mewariskan kepandaian tersebut kepada generasi berikutnya lewat peniruan pembuatan alat-alat tersebut. Termasuk juga pengetahuan dan kepandaian berburu, memasak makanan, beternak, bersawah dan sebagainya.
b. Penuturan, yakni dengan cara menuturkan secara lisan. Artinya, kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat diwariskannya dengan cara dituturkan kepada generasi penerusnya.
c. Hasil karya, walaupun masyarakat belum mengenal tulisan namun telah memiliki akal, dengan akalnya akhirnya masyarakat menghasilkan budaya.Dengan budaya inilah dia mewariskan masa lampaunya kepada generasi berikutnya. Dengan demikian lewat hasil karya atau budaya yang dimilikinya, maka dapat diketahui tentang pola hidup dan kehidupan masyarakat tersebut.
Indikator6
PEMBAGIAN ZAMAN BERDASARKAN GEOLOGI
a.Archaeikum atau Azoikum (Zaman Batu Tertua)
Zaman ini masih berlangsung kurang lebih 2500 juta tahun.Kulit bumi masih sangat panas karena masih dalam proses pembentukan.Oleh karena itu,pada zaman ini belum ada tanda-tanda kehidupan.
b.Paleozoikum (Zaman Kedidupan Tua)
Zaman ini berlangsung kurang lebih 340 juta tahun.Keadaan bumi masih belum stabil,iklim masih berubah-ubah dan curah hujan sangat besar.Akan tetapi ,pada zaman ini mulai ada tanda-tanda kehidupan seperti mahluk bersel satu (Mikroorganisme),hewan-hewan kecil yang tidak bertulang punggung (Inveterbrata),jenis-jenis ikan,amphibi dan reptile.Ada pula jenis-jenis tumbuhan ganggang dan rerumputan.Zaman ini disebut Zaman Primer (Zaman Pertama).



C.Mesozoikum (Zaman Kehidupan Pertengahan)
Zaman ini juga dinamakan Zaman Sekunder (Zaman kedua) berlangsung kurang lebih 140 juta tahun.Iklim semakin membaik.Walaupun demikian,suhu masih berubah-ubah.Kadang suhu udara tinggi sekali,tetapi ada kalanya rendah sekali,curah hujan mulai berkurang.Sungai-sungai besar banyak yang kering dan berlumpur.Pohon-pohon yang besar dan hewan yang hidup di darat mulai muncul.Beberapa jenis amphibi tumbuh menjadi besar sekali bahkan ada yang melebihi seekor buaya.Demikian juga reptil mencapai bentuk yang sangat besar seperti Dinosaurus,12 meter,Tyranosaurus,30 meter,dan Brontosaurus yang besarnya 10 kali gajah.Adapula reptile yang memiliki sayap dan mampu terbang berjam-jam di udara untuk mencari mangsa.Salah satu jenis reptile ini adalah Pteranodon.Karna di zaman ini berkembang berbagai jenis reptile maka zaman ini disebut zaman reptile.Pad akhir zaman reptile,mamalia sejenis mulai ada.
d.Neozoikum atau Kainozoikum (Zaman Kehidupan Baru)
Zaman ini berlangsung kurang lebih 60 juta tahun yang lalu sampai sekarang .Zaman Neozoikum dibagi atas dua zaman yaitu Zaman Tersier dan Zaman Kwarter.
1.Zaman tersier dibagi menjadi beberapa masa ,yaitu Paleosen,Eosen,Oligosen,Miosen,dan Pliosen.Pada zaman Tersier ini binatang-binatang menyusui berkembang pesat,sedangkan reptile-reptil raksasa lambat laun lenyap.Mahluk primata (menyusui serupa kera) mulai nampak ,sejak zaman Paleosen.Orang utan mulai ada pada masa Miosen.Pada zaman Pliosen yaitu sekitar 10 juta tahun lalu,hidup hewan yang lebih besar dari gorilla yang disebut Giganthropus(Kera Manusia Raksasa).Hewan ini ditemukan di bukit Siwalik di kaki Himalaya dan dekat Simla India Utara.Giganthoropus hidup berkelompok sehingga mereka bisa berkembangbiakdan menyebar dari Africa ke Asia Selatan dan Asia Tenggara.Giganthoropus akhirnya punah karna sebab yang tidak jelas.Selain itu ada Anthracotherium dan Choeromous (sebangsa babi purba) yang juga ditemukan di daratan Asia.Penemuan fosil ini membuktikan bahwa pada kala Eosen akhir,Kalimantan Barat bergabung dengan daratan Asia.
2. Zaman Kuarter
Pemunculan dan kepunahan hewan dan tumbuhan terjadi
silih berganti, seiring dengan perubahan cuaca secara global.Zaman Kuarter terdiri dari dua kurun waktu, yakni kala Plestosen (Dilivium) dan kala Holosen (Alluvium)
(a) Kala Plestosen: dimulai sekitar 600.000 tahun yang lalu.Terbagi atas zaman Glasial dan Interglasial.Zaman Glasial asalah zaman meluasnya lapisan es utara sehingga Negara di sekitarnya tertutup es dan negara lainnya yang jauh dari kutub hujan bertahun-tahun.Sedangkan zaman Interglasial adalah zaman diantara dua zaman es.Pada masa Plestosen paling sedikit telah terjadi 5 kali zaman es (zaman glasial).Pada zaman glasial sebagian besar Eropa bagian utara, Amerika bagian utara, dan Asia bagian utara ditutupi es, begitu pula PegununganAlpen dan Pegunungan Himalaya. Keadaan flora danfauna yang hidup pada Kala Plestosen sangat miripdengan flora dan fauna yang hidup sekarang. Dalam kehidupan manusia purba, pada kala inilah muncul manusia purba Pithecanthropus erectus.Mahluk hidup yang dapat bertahan adalah yang berbulu tebal seperti Mamonth.
(b) Kala Holosen: mulai muncul sekitar 200.000 tahun yang lalu. Manusia modern seperti manusia sekarang,diperkirakan muncul pada kala Holosen ini.
Pada masa ini es dikutub lenyap,air laut naik membentuk laut trangesi.Sedangkan manusia purba punah dan berganti dengan manusia yang cerdas (homo spaiens) seperti manusia sekarang.
Indikator7
PENINGGALAN ZAMANMEGALITHIKUM
Bangunan-bangunan batu yang dihasilkan pada zaman megalithikum antara lain sebagai berikut.
1) Menhir
Menhir merupakan tiang atau tugu batu yang dibuat untuk menghormati roh nenek moyang. Daerahdaerah tempat ditemukannya menhir di Indonesia, seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur,Sumatra Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan,dan Bali.
Gambar Menhir
2) Sarkofagus
Sarkofagus menyerupai peti mayat atau keranda yang bentuknya seperti palung atau lesung, tetapi mempunyai tutup. Benda ini terbuat dari batu sehingga diperkirakan kehadiran sarkofagus sezaman dengan zaman megalithikum (zaman batu besar). Adanya sarkofagus ini menandakan kepercayaan pada waktu itu, bahwa orang yang meninggal perlu dikubur dalam peti mayat. Didaerah Bali, sarkofagus ini banyak ditemukan.
Gambar Sarkofagus
3) Dolmen
Tempat lain untuk melakukan pemujaan pada arwah nenek moyang pada waktu itu ialah Dolmen. Dolmen ini terbuat dari batu besar yang berbentuk meja. Meja ini berkaki yang menyerupai menhir. Dolmen berfungsi sebagai tempat sesaji dalam rangka pemujaan kepada roh nenek moyang.Di beberapa tempat, dolmen berfungsi sebagai peti mayat, sehingga didalam dolmen terdapat tulang belulang manusia. Sebagai bekal untuk yang meninggal, di dalam dolmen disertakan benda-benda seperti periuk, tulang dan gigi binatang, dan alat-alat dari besi.
Gambar Dolmen
4) Kubur batu
Selain dolmen dan sarkofagus, ditemukan juga kubur batu yang fungsinya sebagai peti mayat. Bedanya ialah kubur batu ini dibuat dari lempengan batu, sedangkan dolmen dan sarkofagus dibuat dari batu utuh. Di daerah Jawa Barat, penemuan kubur batu banyak ditemukan.
Gambar Kubur Batu
5) Waruga
Waruga adalah kubur batu berbentuk kubus atau bulat. Bentuknya sama seperti dolmen dan sarkofagus, yaitu dibuat dari batu yang utuh. Di Sulawesi Tengah dan Utara banyak ditemukan waruga.
Gambar Waruga atau kubur batu banyak ditemui di daerah Minahasa


6) Punden berundak-undak
Bangunan lainnya yang dihasilkan pada zaman megalithikum adalah punden berundak-undak. Bangunan ini berfungsi sebagai tempat pemujaan yang berupa batu tersusun secara bertingkat-tingkat. Di tempat punden berundak-undak biasanya terdapat menhir. Daerah ditemukannya punden berundak-undak antara lain di Lebak Sibedug (Banten Selatan) dan Ciamis (Jawa Barat).
Gambar Punden berundak-undak
7) Arca
Arca ini terbuat dari batu yang berbentuk patung binatang atau manusia.Tempat ditemukannya arca-arca antara lain di Jawa Tengah, Jawa Timur,Lampung, dan Sumatera Selatan.
Gambar Arca Batu Gajah
Indikator8
SISTEM KEPERCAYAAN AWAL MASYARAKAT INDONESIA
Kepercayaan dalam masyarakat purba sudah tumbuh dan berkembang sejak dahulu. Salah satu aspek yang dapat dikaitkan dengan kepercayaan adalah berupa peninggalan-peninggalan megalitik. Kepercayaan pada masyarakat purba dibedakan menjadi animisme, dinamisme dan totemisme, seperti terlihat padatabel di bawah ini:
1 Animisme
Kepercayaan manusia purba terhadap roh nenek moyang yang telah meninggal dunia. Menurut mereka, arwah nenek moyang selalu memperhatikan mereka dan melindungi, tetapi akan menghukum mereka juga kalau melakukan hal-hal yang melanggar adat. Dengan demikian, orangTua yang mengetahui dan menguasai adat nenek moyang akan menjadipemimpin masyarakat.Penghormatan kepada nenek moyang dilakukandengan pimpinan orang tua tersebut, yang diterima oleh masyarakat sebagai ketua adat.
2 Dinamisme
Kepercayaan bahwa semua benda mempunyai kekuatan gaib, seperti gunung batu, dan api. Bahkan benda-benda buatan manusia diyakini juga mempunyai kekuatan gaib seperti patung, keris, tombak, dan jimat.Sesungguhnya proses pembuatan benda-benda megalitik, seperti menhir,arca, dolmen, punden berundak, kubur peti batu, dolmen semu atau pandhusa,dan sarkofagus dilandasi dengan kayakinan bahwa di luar diri manusia ada kekuatan lain. Dilandasi anggapan bahwa menhir atau arca, sebagai lambangdan takhta persemayaman roh leluhur, kedua jenis peninggalan itu digunakan sebagai sarana pemujaan terhadap roh nenek moyang. Dolmen dan punden berundak digunakan untuk tempat upacara. Pendirian punden berundak juga berdasarkan atas arah mata angin yang diyakini memiliki kekuatan gaib atau tempat-tempat yang dianggap sebagai tempat bersemayamnya roh nenek moyang.
3 Totemisme
Kepercayaan atas dasar keyakinan bahwa binatang-binatang tertentu merupakan nenek moyang suatu masyarakat atau orang-orang tertentu.Binatang-binatang yang dianggap sebagai nenek moyang antara orangyang satu dengan orang atau masyarakat yang satu dengan yang lainnya berbeda-beda. Biasanya binatang-binatang yang dianggap nenek moyang itu, tidak boleh diburu dan dimakan, kecuali untuk keperluan upacara tertentu.
Kepercayaan Pada Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan
Pada masa berburu dan mengumpulkan makanan, manusia purba telah percaya adanya kekuatan-  kekuatan gaib, seperti animisme, dinamisme, dan totemisme. Keyakinan akan adanya dunia arwah terlihat dari arah penempatan kepala mayat yang diarahkan ke tempat asal atau tempat bersemayamnya roh nenek moyang. Tempat yang biasanya diyakini sebagai tempat roh nenek moyang adalah arah matahari terbit atau terbenam dan tempat-tempat yang tinggi misalnya, gunung dan bukit. Bukti-bukti mengenai hal itu terlihat dari hasil penggalian kuburan-kuburan kuna di beberapa tempat, seperti Bali dan Kematian, menunjukkan arah kepala mayat selaluke arah timur atau barat atau kepuncak-puncak gunung dan bukit.
Kepercayaan pada Masa Bercocok Tanam
Pada masa bercocok tanam, kepercayaan manusia purba masih bersifat animisme, dinamisme, dan totemisme. Namun, sudah lebih meningkat dibandingkan masa sebelumnya. Pada masa ini dilakukan upacara-upacara penghormatan terhadap roh nenek moyang. Upacara yang paling mencolok adalah upacara pada waktu penguburan terutama bagi meraka yang dianggap terkemuka oleh masyarakat. Orang yang mati biasanya dibekali dengan bermacam-macam barang yang dipakai sehari-hari seperti periuk, perhiasan, dan sebagainya yang dikubur bersama-sama.

3. Kepercayaan pada Masa Perundagian
Kepercayaan pada masa perundagian merupakan kelanjutan kepercayaan padamasa bercocok tanam. Pada masa perundagian, terdapat kepercayaan bahwa arwah nenek moyang mempunyai pengaruh besar terhadap perjalanan hidup manusia dan masyarakatnya. Karena itu, arwah nenek moyang harus selalu diperhatikan dan dipuaskan melalui upaara-upacara. Benda upacara terbuatdari perunggu. Upacara-upacara dilakukan sesuai dengan tempat tinggalnyadan intinya sama, yaitu penghormatan atau pemujaan pada leluhur. Orang memuja ruh nenek moyang untuk meminta perlindungan. Upacara-upacara tersebut sangat erat hubungannya dengan kehidupan masyarakat. Banyaknya peninggalan bangunan untuk pemujaan masa perundagian menunjukkan bahwa kedudukan kepercayaan masa itu sangat penting.Pada masa perundagian, manusia purba untuk dapat berhadapan langsungdengan ruh nenek moyang dibuatkan patung-patung nenek moyang. Padapatung-patung itulah ruh nenek moyang diam. Cara lain untuk berhadapandengan ruh nenek moyang ialah dengan jalan memanggilnya. Orang yang dapat memanggil ruh adalah pada dukun (saman). Praktek itu disebut samanisme.Ruh nenek moyang disebut juga hyang (eyang). Hyang-hyang itu bersemayamdi tempat-tempat tinggi yang bergunung-gunung.
Indikator9
KEHIDUPAN MASA BERCOCOK TANAM DI INDONESIA
Masa Bercocok Tanam dan Menetap
Kehidupan masyarakat masa bercocok tanam dan menetap memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1) Kehidupan mereka sudah mempunyai tempat tinggal yang menetap secara mantap.
2) Mereka sudah mengenal bercocok tanam secara baik.
3) Mereka sudah mampu mengolah bahan makanan sendiri sesuai dengan kebutuhan mereka atau disebut dengan menghasilkan makanan (food producing). Mereka disamping berburu dan menangkap ikan juga telah memelihara binatang-binatang jinak, seperti anjing, babi, dan kerbau. Binatang-binatang tersebut bukan saja dipelihara untuk keperluan konsumsi tetapi juga untuk dapat dipakai sebagai binatang korban.
4) Alat-alat yang dibuat dari batu lebih halus dan macamnya lebih banyak, seperti kapak, tombak, panah dan lain-lain. Bahkan mereka telah berhasil membuat perhiasan dari gelang-gelang dan biji-biji kalung dari batu.
5) Peradaban mereka sudah lebih maju dan membuat alat-alat rumah tangga yang lebih baik serta telah mengenal seni.


Indikator10
PENYEBARAN BANGSA PROTO MELAYU DAN DEUTERO MELAYU DI  INDONESIA
Bangsa Austronesia yang masuk ke Indonesia disebut Bangsa Melayu.Mereka adalah nenek moyang langsung bangsa Indonesia sekarang. BangsaMelayu dapat dibedakan menjadi dua, yaitu Bangsa Proto Melayu (bangsaMelayu Tua) dan Bangsa Deutero Melayu (bangsa Melayu Muda)
a. Bangsa Proto Melayu (Bangsa Melayu Tua)
Kira-kira pada tahun 1500 SM bangsa Proto Melayu masuk ke Indonesia. Bangsa Proto Melayu memasuki Indonesia melalui dua jalur/jalan, yakni jalan barat, yaitu melalui Malaya - Sumatra dan jalan timur, yaitumelalui Pilipina - Sulawesi Utara.Bangsa Proto Melayu memiliki kebudayaan yang setingkat lebih tinggi daripada kebudayaan Homo Sapiens Indonesia..Bangsa Indonesia sekarang yang termasuk keturunan bangsa Proto Melayu,misalnya suku bangsa Batak, Dayak, dan Toraja.
b. Bangsa Deutero Melayu (Bangsa Melayu Muda)
Kira-kira tahun 500 SM, nenek moyang kita gelombang ke dua mulai memasuki Indonesia. Bangsa Deutero Melayu memasuki Indonesia melaluisatu jalan saja, yaitu jalan barat (yakni melalui Malaya - Sumatera ). Menurut N. Daldjoeni (1984), bangsa Deutero Melayu atau Melayu Muda ini berasal dari Dongson di Vietnam Utara, sehingga mereka ini kadang kala disebut orang-orang Dongson.. Bangsa Indonesia sekarang yang termasuk keturunan bangsa Deutero Melayu, misalnya sukubangsa Jawa, Madura, Menado dan Melayu (Sumatra, Kalimantan dan Malaka).
Indikator11
TEORI MASUKNYA HINDU-BUDHA KE INDONESIA
1.Teori Sudra  (Van Faber)
Teori  Sudra menyatakan bahwa penyebaran agama Hindu ke Indonesia dibawa oleh orang-orang India berkasta Sudra.Karna mereka dianggap sebagai orang buangan.Teori ini dibantah karna orang berkasta Sudra tidak tau seluk beluk agama Hindu
2.Teori Waisya (N.J Krom)
Teori Waisya menyatakan bahwa agama Hindu dibawa ke Indonesia  oleh orang-orang India berkasta Waisya terdiri dari pedagang India yang kemudian menetap.Bahkan,banyak diantara mereka kemudian menikah dengan orang-orang pribumi.Teori ini dibantah karna Agama Hindu dimiliki kaum Brahmana yang mengetahui seluk beluk weda.
3.Teori Kesatria (FDK.Bosch)
Teori Kesatria menyatakan bahwa penyebaran agama Hindu ke Indonesia adalah orang-orang berkasta Kesatria.Karena para kesatria yang kalah perang lari ke Indonesia membentuk kerajaan dan menyebarkan agama Hindu.Teori ini dibantah karna tidak mungkin pelarian Kesatria dari India mendapatkan kedudukan yang mulia di Indonesia
4.Teori Brahmana (JC Van Leur)
Teori Brahmana menyatakan bahwa penyebaran agama Hindu di Indonesia dibawa oleh orang-orang India berkasta Brahmana.Kedatangan mereka ke Indonesia atas undangan para pemimpin masyarakat Indonesia yang tertarik terhadap ajaran agama Hindu.Kaum Brahmana inilah yang menyebarkan agama Hindu ke Indonesia.
5.Teori Arus Balik (CC.Berg)
Teori ini menyatakan bahwa atas hubungan anatara dunia pelayaran dan perdagangan.Kaun Brahmana,bangsawan,dan para pedagang bersama-sama menyebarkan agama Hindu.
Indikator12
Kerajaan Hindu Budha di Indonesia
1. Kerajaan Kutai
Kerajaan Kutai terletak di dekat Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Keberadaan kerajaan ini dapat diketahui dari tujuh buah prasasti (Yupa) yang ditemukan di Muarakaman, tepi Sungai Mahakam. Prasasti yang berbentuk yupa itu menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. Menurut para ahli, diperkirakan kerajaan Kutai dipengaruhi oleh kerajaan Hindu di India Selatan. Perkiraan itu didasarkan dengan membandingkan huruf di Yupa dengan prasasti-prasasti di India.
Dari bentuk hurufnya, prasasti itu diperkirakan berasal dari abad ke-5 M. Apabila dibandingkan dengan prasasti di Tarumanegara, maka bentuk huruf di kerajaan Kutai jauh lebih tua.Kehidupan sosial dalam Kerajaan Kutai bisa dilihat dari pelaksanaaan upacara penyembelihan kurban. Salah satu yupa menyebutkan bahwa Raja Mulawarman memberikan sedekah berupa 20.000 ekor lembu kepada kaum brahmana. Sedekah itu sendiri dilaksanakan di tanah suci yang bernama Waprakeswara, yaitu tempat suci untuk memuja Dewa Syiwa. Dari peristiwa itu, kita bisa melihat bahwa hubungan yang terjadi antara Raja Mulawarman dengan kaum brahmana terjalin secara erat dan harmonis.
2. Kerajaan Tarumanegara
Kerajaan Tarumanegara merupakan kerajaan tertua di Pulau Jawa yang dipengaruhi agama dan kebudayaan Hindu. Letaknya di Jawa Barat dan diperkirakan berdiri kurang lebih abad ke 5 M. Raja yang memerintah pada saat itu adalah Purnawarman. Ia memeluk agama Hindu dan menyembah Dewa Wisnu. Sumber sejarah mengenai Kerajaan Tarumanegara dapat diketahui dari prasasti-prasasti yang ditinggalkannya dan berita-berita Cina. Prasasti yang telah ditemukan sampai saat ini ada 7 buah. Berdasarkan prasasti inilah dapat diketahui bahwa kerajaan ini mendapat pengaruh kuat dari kebudayaan Hindu. Prasasti itu menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. Dengan demikian, Kerajaan Tarumanegara seperti halnya Kerajaan Kutai mendapat pengaruh dari Kerajaan Hindu yang ada di India Selatan
membuat catatan bahwa di Ye-Po-Ti banyak dijumpai orang-orang Brahmana
dan mereka yang beragama kotor atau buruk dan sedikit sekali dijumpai orang yang beragama Buddha. Menurut para ahli yang dimaksud Ye-Po-Ti adalah Jawadwipa atau Pulau Jawa atau Tarumanegara. Berita Cina lainnya berasal dari catatan Dinasti Sui, yang menerangkan bahwa telah datang utusan dari To-lo-mo (Taruma) untuk menghadap Kaisar di negeri Cina pada tahun 528, 535, 630, dan 669. Sesudah itu, nama To-lo-mo tidak terdengar lagi.
3. Kerajaan Sriwijaya
Kerajaan Sriwijaya merupakan sebuah kerajaan besar yang terletak di Sumatra Selatan. Menurut para ahli, pusat Kerajaan Sriwijaya ada di Palembang dan diperkirakan telah berdiri pada abad ke-7 M. Sumber sejarah kerajaan Sriwijaya berupa prasasti dan berita Cina. Sumber yang berupa prasasti terdiri atas dua, yaitu prasasti yang berasal dari dalam negeri dan prasasti yang berasal dari luar negeri. Prasasti yang berasal dari dalam negeri antara lain: prasasti Kedukan Bukit (683 m), Talang Tuwo (684 m), Telaga Batu (683), Kota Kapur (686), Karang Berahi (686), Palas Pasemah dan Amoghapasa (1286). Sementara itu, prasasti yang berasal dari luar negeri antara lain; Ligor (775), Nalanda, tata bahasa Sanskerta sebagai persiapan kunjungannya ke India. I-Tsing menyebutkan bahwa di negeri Sriwijaya dikelilingi oleh benteng. Di negeri ini ada seribu orang pendeta yang belajar agama Buddha. Seperi halnya di India, para pendeta Cina yang mau belajar agama ke India dianjurkan untuk belajar terlebih dahulu di Sriwijaya selama satu sampai dua tahun. Disebutkan juga bahwa para pendeta yang belajar agama Buddha di Sriwijaya dibimbing oleh seorang guru yang sangat terkenal bernama Sakyakirti. Berdasarkan berita I-Tsing dapat disimpulkan bahwa kerajaan Sriwijaya sejak abad ke-7 M merupakan pusat kegiatan ilmiah agama Buddha di Asia Tenggara.
4. Kerajaan Mataram Kuno
Sejarah Indonesia mengenal dua Kerajaan Mataram, yaitu Mataram Kuno yang bercorak Hindu-Buddha dan Mataram Islam yang merupakan cikal bakal Kesultanan Yogyakarta dan Surakarta. Kedua kerajaan itu berbeda dalam hal agama dan dinasti, namun kedua-duanya berkembang pada daerah yang sama yaitu di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kerajaan Mataram Kuno dikenal sebagai kerajaan yang toleran dalam hal beragama. Sebab, di Kerajaan Mataram Lama berkembang agama Buddha dan Hindu secara berdampingan. Kerajaan ini diperintah oleh dua dinasti, yaitu Dinasti Sanjaya yang beragama Hindu dan Dinasti Syailendra yang beragama Buddha. Berdasarkan interpretasi terhadap prasasti-prasasti bahwa kedua dinasti itu saling bersaing berebut pengaruh dan kadang-kadang memerintah bersama-sama. Asal usul Dinasti Sanjaya tercantum dalam prasasti Canggal (732 M) yang menyebutkan bahwa Sanjaya adalah keponakan Sanna (anak dari Sannaha). Dinasti Syailendra sendiri tercantum dalam prasasti Sojomerto (tidak berangka tahun), isinya menceritakan tentang Dapuntahyang Syailendra.
6. Kerajaan Singhasari
Sumber-sumber yang menyebutkan tentang kerajaan Singhasari antara lain prasasti Mulamalurung. Prasasti ini dikeluarkan oleh Wisnu Wardhana raja Singhasari yang isinya menyebutkan pemberian hadiah desa Dandea Malurung oleh Wisnu Wardhana kepada Pranaraja. Dalam kitab Pararaton disebutkan bahwa Ken Angrok atas perintah Berihiang menyerang Kediri pada tahun 1222, dan berhasil mengalahkan Kertajaya. Ken Angrok selanjutnya mendirikan kerajaan Singhasari pada tahun 1222 M (abad ke-13 M) dengan pusat pemerintahannya di sekitar Kota Malang (Jawa Timur).
7. Kerajaan Majapahit
Kerajaan Majapahit disebut sebagai kerajaan nasional Indonesia yang ke dua. Hal tersebut disebabkan oleh upaya yang besar dari kerajaan ini untuk mewujudkan suatu cita-cita yaitu penyatuan Nusantara. Dalam perjalanan Sejarah, upaya integrasi wilayah kepulauan Nusantara memang tidak sepenuhnya berlangsung dengan mulus dan dilakukakan dengan cara Ksatria. Peristiwa bubat yang disusul dengan perpecahan internal didalam tubuh majapahit sendiri menyebabkan cita-cita penyatuan tidak sepenuhnya dapat dilakukan. Meskipun demikian, pada amannya, Majapahit merupakan kerajaan yang mempunyai wibawa dan kekuatan yang besar, sehingga kerajaan lain harus berpikir ratusan kali untuk membelot atau memberontak terhadap kekuasaan yang ada. Berdirinya Kerajaan Majapahit sangat berhubungan dengan runtuhnya Kerajaan Singhasari. Sebagaimana yang kita pelajari sebelumnya, kerajaan Singhasari runtuh setelah salah satu raja vasalnya yaitu Jayakatwang mengadakan pemberontakan. Kerajaan Majapahit didirikan oleh Raden Wijaya yang merupakan menantu dari Raja Singhasari terakhir, Kertanegara. Raden Wijaya beserta istri dan pengikutnya dapat meloloskan diri ketika Singhasari diserang Jayakatwang. Raden Wijaya meloloskan diri dan pergi ke Madura untuk menemui dan meminta perlindungan Bupati Sumenep dari Madura yaitu Aryawiraraja. Berkat Aryawiraraja juga, Raden Wijaya mendapat pengampunan dari Jayakatwang, bahkan Raden Wijaya sendiri diberi tanah di hutan Tarik dekat Mojokerto yang kemudian daerah itu dijadikan sebagai tempat berdirinya kerajaan Majapahit. Kerajaan Majapahit dipimpin oleh Jayanegara dengangelar Sri Jayanegara.
faktor-faktor Penyebab runtuhnya Kerajaan Hindu-Budha
ü  Munculnya Kerajaan Baru yang lebih besar dan kuat
ü  Tidak ada Kaderisasi
ü  Adanya Perang Saudara
ü  Banyak daerah kekuasaan yang melepaskan diri
ü  Kemunduran ekonomi dan perdagangan, karena diaqmbil alih oleh pedagang Melayu dan Islam
ü  Tersiarnya agama dan budaya Islam


Indikator13
FAKTOR PENYEBAB AGAMA ISLAM DITERIMA OLEH MASYARAKAT INDONESIA
1.Syarat untuk masuk agama islam sangatlah mudah.
2.Agama Islam tidak mengenal sistem pembagian masyarakat berdasarkan kasta
3.Penyebaran agama Islam dilakukan dengan jalan yang relative damai (tanpa melalui kekerasan)
4.Upacara-upacara keagamaan dalam Islam relatif sederhana
5. Sifat bangsa Indonesia yang ramah tamah memberi peluang untuk bergaul lebih erat dengan bangsa lain
6.penyebaran agama Islam disesuaikan dengan kondisi sosial budaya yang telah ada


Indikator14
PENYEBAB KERUNTUHAN KERAJAAN ISLAM DI NUSANTARA
  • Terjadinya pertentangan diantara keluarga kerajaan
  • Tidak ada pemimpin yang berwibawa
  • Munculnya kekuatan baru ( masuknya bangsa-bangsa Barat ke Indonesia)
  • Persaingan antara bangsawan dan ulama
  • Persaingan antara penganut faham Syamsudin as Samatrani dengan Nurudin ar-Raniri
  • Adanya pemberontakan dan banyak wilayah melepaskan diri
Indikator15
PENJELAJAHAN SAMUDERA OLEH BANGSA EROPA PADA ABAD KE16
Tokoh pelopor penjelajah samudra, antara lain
sebagai berikut.
a. Christophorus Columbus
Columbus adalah seorang pelaut bangsa Italia. Pada tahun 1492 Columbus melakukan pelayaran menuju ke arah barat menyeberang Samudera Atlantik dalam waktu sekitar dua bulan. Columbus mendarat di Kepulauan Bahama dan menemukan Benua Amerika.
b. Bartholomeus Diaz
Bartholomeus Diaz adalah seorang pelaut bangsa Portugis. Bartholomeuz Diaz pertama kali melakukan pelayaran melalui arah timur dengan menyusuri sepanjang Pantai Barat Afrika. Pada tahun 1486 Bartholomeus Diaz sampai diujung Afrika Selatan yang kemudian disebut Tanjung Harapan atau TanjungTopan. Disebut Tanjung Topan karena di ujung selatan benua Afrika kapalnyapecah dihantam badai. Disebut Tanjung Harapan sebab Bartholomeus Diazsudah mempunyai harapan menemukan daerah baru.
c. Ferdinand de Magelhaens
Magelhaens adalah seorang pelaut berkebangsaan Portugis yang tinggal di Spanyol. Magelhaens memulai pelayarannya tanggal 10 Agustus 1519. Dalampelayaran tersebut Magelhaens dibantu oleh wakilnya yang bernama JuanSebastian del Cano dan seorang penulis, Pigafetta. Magelhaens berlayar ke arahbarat melewati ujung selatan benua Amerika (yang kemudian disebut Selat Magelhaens), Samudra Pasifik sampai di Kepulauan Mactan
Untuk menghormati raja Philip II, maka Kepulauan Mactan diubah namanya menjadi Filipina dan dalam pertempuran tersebut Magelhaens meninggal pada tahun 1521. Pelayaran itu kemudian dilanjutkan oleh Juan Sabastian del Cano ke Maluku. Juan Sebastian menjadi manusia pertama yang berhasil mengelilingi dunia dan membuktikan teori Copernicus bahwa bumi Kecakapan Vokasional itu bulat. Sehingga oleh raja Philip II diberi hadiah bola dunia yang bertuliskan“Engkaulah orang pertama yang mengitariku”
d. Vasco da Gama
Vasco da Gama adalah seorang pelaut bangsa Portugis. Vasco da Gama melanjutkan usaha Bartholomeus Diaz dalam mengadakan pelayaran menuju ke dunia Timur. Pada tahun 1498 Vasco da Gama berhasil mendarat di Kalikut,India (Goa). Selanjutnya, bangsa Portugis mendirikan pangkalan dagangnya yang pertama di Asia, berpusat di Goa.
e. Alfonso de Albuquerque
Semula Alfonso de Albuquerque menjadi gubernur di pangkalan dagangPortugis di Goa. Pada tahun 1511, Alfonso de Albuquerque berhasil mendudukiMalaka. Pada tahun 1512 Alfonso de Albuquerque sampai di Maluku.Dengan demikian terbukalah jalan menuju ke Dunia Timur bagi bangsabangsaEropa. Keberhasilan bangsa Portugis dan Spanyol diikuti oleh bangsa-bangsaEropa lain seperti Belanda, Inggris dan Prancis.
Indikator15
KEBIJAKAN VOC DI INDONESIA
Bentuk hak monopoli dan kekuasaan yang dimiliki oleh VOC, antara lain sebagai berikut.
1. VOC berkuasa untuk memerintah di daerah-daerah yang diduduki.
2. VOC berkuasa untuk melakukan peperangan, membuat perdamaian, serta
mengadakan perjanjian dengan raja-raja di wilayah kekuasaannya.
3. VOC berkuasa untuk mencetak dan mengedarkan uang sendiri.
4. VOC mempunyai hak monopoli perdagangan.
5. VOC berhak memiliki tentara.
Peraturan-peraturan yang telah ditetapkan oleh VOC dalam pelaksanaan monopoli, antara lain sebagai berikut.
1. VOC menentukan luas areal penanaman rempah-rempah.
2. VOC menentukan jumlah tanaman rempah-rempah.
3. VOC melarang rakyat Maluku menjual rempah-rempahnya selain kepadanya.
4. VOC mengadakan ekstirpasi, yaitu penebangan tanaman yang melebihi produksi. VOC melakukan ekstirpasi karena penduduk berusaha memperluas areal tanaman rempah-rempah. Akibatnya, terjadi hasil yang berlebihan (kelebihan produksi) sehingga harga rempah-rempah merosot. Untuk mencegah terjadinya berbagai pelanggaran terhadap peraturan dalammonopoli, VOC mengadakan patroli yang disebut pelayaran Hongi. Patroli itumenggunakan perahu tradisional yang disebut kora-kora. Apabila terjadi pelanggaran terhadap peraturan monopoli, dapat segera ditindak oleh petugas patroli Hongi. Patroli Hongi juga telah melakukan penebangan tanaman cengkihsecara besar-besaran di Maluku.
Indikator17
PERBEDAAN PEMERINTAHAN DEANDELS DAN RAFFLES DI INDONESIA
Tindakan daendels 1.menjadikan cirebon dan banten sebagai bagian gubernemen 2.memperberat kerja rodi,verplichte leveranties (penyerahan wajib harga ditentukan kolonial) dan contingentern(pajak bumi) 3.grote post weg 4.menjaga pulau jawa dari serangan inggris dengan membangun pangkalan militer,grote post weg,pabrik senjata,dll 5.menjadikan bandung sebagai paris van java(pusat kereta api,pos dan telegraf,basis kota pertahanan setelah batavia,pusat polisi dan militer, mendirikan kota satelit disekitar bandung) tindakan raffles 1.menghilangkan verplichte leveranties dan contingentern yang sudah ada pada masa VOC 2.menghapus kerja rodi 3.mengembangkan pusat penelitian di bogor (botani),buku history of java.
Indikator18
PELAKSANAAN SISTEM TANAM PAKSA
Sistem Taman Paksa (Cultuurstelsel) yang diberlakukan di Indonesia dari tahun 1830–1870 atau selama hampir 40 tahun telah membuat Negeri Belanda makmur, tetapi bangsa Indonesia sengsara. AdapunKetentuan Pokok Sistem Tanam Paksa adalah :
a. Para petani yang mempunyai tanah diminta menyediakan seperlima tanahnya untuk ditanami tanaman perdagangan yang sudah ditentukan.
b. Bagian tanah yang digunakan untuk penanaman tanaman wajib tersebut (seperlima) dibebaskan dari pembayaran pajak.
c. Hasil dari tanaman perdagangan itu harus diserahkan kepada pemerintah kolonial Hindia Belanda bila melebihi nilai pajaknya, sedangkan sisanya dikembalikan.
d Pekerjaan untuk menanam tanaman perdagangan tidak boleh melebihi dari pekerjaan menanam padi.
e Kegagalan panen menjadi tanggungan pemerintah.
f. Kewajiban penanaman tanaman wajib tanam tersebut dapat diganti dengan penyerahan tenaga untuk pengangkutan atau bekerja di pabrik. Penggarapan tanah untuk tanaman wajib diawasi langsung oleh para bupati, kepala desa,dan pegawai Belanda.Pelaksanaan Sistem Tanam Paksa sering terjadi penyimpangan. Hal itudisebabkan adanya penyelewangan upah yang diberikan Belanda kepada pamong praja sebagai penyelenggara Sistem Tanam Paksa. Upah itu disebut cultuurprocenten (persentase dari hasil tanaman yang dapat dikumpulkan dan diserahkan). Hal ini mengakibatkan para pamong praja selalu menindas rakyat untuk mengejar cultuurprocenten.
Indikator19
PELAKSANAAN POLITIK ETIS DI INDONESIA
Politik Etis atau Politik Balas Budi adalah suatu pemikiran yang menyatakan bahwa pemerintah kolonial memegang tanggung jawab moral bagi kesejahteraan pribumi. Pemikiran ini merupakan kritik terhadap politik tanam paksa.Munculnya kaum Etis yang di pelopori oleh Pieter Brooshooft (wartawan Koran De Locomotief) dan C.Th. van Deventer (politikus) ternyata membuka mata pemerintah kolonial untuk lebih memperhatikan nasib para pribumi yang terbelakang.Pada 17 September 1901, Ratu Wilhelmina yang baru naik tahta menegaskan dalam pidato pembukaan Parlemen Belanda, bahwa pemerintah Belanda mempunyai panggilan moral dan hutang budi (een eerschuld) terhadap bangsa pribumi di Hindia Belanda. Ratu Wilhelmina menuangkan panggilan moral tadi ke dalam kebijakan politik etis, yang terangkum dalam program Trias Van deventer yang meliputi:
Irigasi (pengairan), membangun dan memperbaiki pengairan-pengairan dan bendungan untuk keperluan pertanian
Emigrasi yakni mengajak penduduk untuk bertransmigrasi
Edukasi yakni memperluas dalam bidang pengajaran dan pendidikan
Pada dasarnya kebijakan-kebijakan yang diajukan oleh van Deventer tersebut baik. Akan tetapi dalam pelaksanaannya terjadi penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh para pegawai Belanda. Berikut ini penyimpangan penyimpangan tersebut.
Irigasi :Pengairan hanya ditujukan kepada tanah-tanah yang subur untuk perkebunan swasta Belanda. Sedangkan milik rakyat tidak dialiri air dari irigasi.
Edukasi: Pemerintah Belanda membangun sekolah-sekolah. Pendidikan ditujukan untuk mendapatkan tenaga administrasi yang cakap dan murah. Pendidikan yang dibuka untuk seluruh rakyat, hanya diperuntukkan kepada anak-anak pegawai negeri dan orang-orang yang mampu. Terjadi diskriminasi pendidikan yaitu pengajaran di sekolah kelas I untuk anak-anak pegawai negeri dan orang-orang yang berharta, dan di sekolah kelas II kepada anak-anak pribumi dan pada umumnya.
Migrasi:Migrasi ke daerah luar Jawa hanya ditujukan ke daerah-daerah yang dikembangkan perkebunan-perkebunan milik Belanda. Hal ini karena adanya permintaan yang besar akan tenaga kerja di daerah-daerah perkebunan seperti perkebunan di Sumatera Utara, khususnya di Deli, Suriname, dan lain-lain. Mereka dijadikan kuli kontrak. Migrasi ke Lampung mempunyai tujuan menetap. Karena migrasi ditujukan untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga kerja, maka tidak jarang banyak yang melarikan diri. Untuk mencegah agar pekerja tidak melarikan diri, pemerintah Belanda mengeluarkan Poenale Sanctie, yaitu peraturan yang menetapkan bahwa pekerja yang melarikan diri akan dicari dan ditangkap polisi, kemudian dikembalikan kepada mandor/pengawasnya.
Indikator20
DAMPAK PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA DI SEMUA BIDANG
1.Ekonomi:-Jepang menguasai perusahaan vital seperti pertambangan,listrik,dan telekomunikasi   -Jepang memonopoli hasil perkrbunan karet dan tanaman pangan-Rakyat harus menyerahkan 60 % dari hasil panen-Rakyat Indonesia  kekurangan sandang,pangan,dan gizi-Jepang menerapkan ekonomi Autarki,artinya setiap daerah harus dapat mencukupi kebutuhan sendiri dan menyokong kebutuhan perang
2.Sosial:-Jepang memperkenalkan Tonarigumi (Rukun Tetangga)-Organisasi sosial yang efektif menggerakan tenaga rakyat-Kinrohusi dan Romusha-Kirohusi pengerahan tenaga masyarakat dengan suka rela untuk membangun jembatan dan saluran air.Sedangkan Romusha adalah kerja paksa yang dilakukan untuk membangun fasilitas seperti jalan raya,mereka disebut Pahlawan Pekerja untuk menarik simpati rakyat-Adanya tindakan asusila yang dilakukan oleh tentara Jepang-Status sosial naik setingkat dibanding masa penjajahan belanda
4.Kebudayaan:Adanya kewajiban penduduk untuk menghormati kaisar Jepang dengan membungkuk kea rah matahari terbit-Bahasa Indonesia diizinkan sebagai bahasa pengantar resmi-Merayakan hari lahir kaisar (Toncosestu)-Kewajiban menggunakan waktu Tokyo
5.Pendidikan:Perkembangan pendidikan pada zaman Jepang mengalami kemunduran banyak sekolah yang ditutup,dan sebagian dijadikan tempat mendidik kader yang mendukung persemakmuran bersama Jepang dan kepentingan Perang Asia Pasifik
6.Birokrasi:Tentara XVI AD memerintah atas Jawa dan Madura yang berpusat di Jakarta-Tentara XXV AD memerintah atas wilayah Sumatera yang berpusat di Bukittingi-Tentara Selatan II AL wilayah Kalimantan,Sulauwesi,Nusa Tenggara,Maluku,dan Papua
7.Militer:-Seinendan (Barisan Pemuda)-Keibodan(Barisan Pembantu Polisi)-Fujinkai (Himpunan Wanita)-Peta(Pembela Tanah Air)-Jibakutai(Barisan Berani Mati)-Sishintai(Barisan Pelopor)-Gakutai (Korps Pelajar)-Heino(Pembantu Prajurit Jepang)

8.Politik:Jepang mengizinkan berdirinya kembali organisasi yang dilarang pada masa Belanda yaitu MIAI,PUTERA,Co Sangi (Badan Pertimbangan)
Dampak posistif:-Pemimpin bangsa mendapatkan kesempatan mendewasakan diri-Kalangan pemuda diberikan dasar latihan militer
Dampak Negatif:-Kelaparan akibat hasil panen dimonopoli Jepang dan menimbulkan penyaki     -Penderitaan tenaga kerja yang romusha-Perampasan Hak Pribadi
Indikator21
PERGERAKAN KEBANGSAAN NASIONAL DI INDONESIA
a. Budi Utomo (20 Mei 1908)
Untuk membangkitkan jiwa kebangsaan dan rasa harga diri yang kuat terhadap seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, kaum terpelajar yang dipelopori oleh dr. Wahidin Sudirohusodo dan (pemuda) Sutomo mulai menggerakkan para pemuda dan pelajar Indonesia untuk membentuk organisasi yang akan bergerak dalam bidang sosial, budaya, ekonomi, dan politik.
b. Sarekat Islam (1912)
Rintisan lahirnya Sarekat Islam sebenarnya telah dimulai sejak tahun 1909 oleh R.M. Tirtoadisuryo di Batavia (Jakarta). Ia telah mendirikan Sarekat Dagang Islam (SDI) di Batavia dan Bogor. Pada tahun 1911 para pedagang batik di kota Surakarta juga mendirikan Sarekat Dagang Islam (SDI) yang dipimpin oleh Haji Samanhudi. Tujuan pembentukan SDI adalah memperkuat usahadagang golongan pribumi agar mampu bersaing dengan para pedagang Cina.
c. Indische Partij (1912)
Indische Partij (IP) didirikan oleh Ernest Francois Douwes Dekker (Danudirjo Setyabudi), dr. Cipto Mangunkusumo, dan Suwardi Suryaningrat di Bandung pada tanggal 25 Desember 1912. Mereka terkenal dengan sebutan Tiga Serangkai. Sebelum membentuk Indische Partij, mereka telah memropagandakan Hindia untuk Hindia. Douwes Dekker ingin menanamkan perasaan kebangsaan terhadap orang-orang kulit putih dan kulit berwarna yang lahir di Hindia Belanda (Indonesia). Indische Partij adalah organisasi yang pertama kali bergerak dalam bidangpolitik dengan haluan asosiasi dan kooperatif.

d.Muhammadiyah
Organisasi Muhammadiyah didirikan oleh H. Ahmad Dahlan di Yogyakarta pada tanggal 18 November 1912. Asas perjuangannya adalah Islam dan kebangsaan Indonesia. Sifat organisasi Muhammadiyah adalah nonpolitik. Muhammadiyah bergerak di bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial budaya yang menjurus kepada tercapainya kebahagiaan lahir dan batin.
Maksud dantujuan dalam anggaran dasar Muhammadiyah disebutkan “untuk menegakkandan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.”
e. Nahdatul Ulama
Nahdatul Ulama (NU) didirikan oleh K.H. Hasyim Asy’ari di Surabaya pada tanggal 21 Januari 1926. K.H. Hasyim Asy’ari adalah pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang. Asas NU adalah Islam dan kebangsaan Indonesia. NU bersifat nonpolitik dan bergerak di bidang agama, pendidikan, sosial, dan budaya.Tujuan pendirian Nahdatul Ulama adalah menegakkan syariat Islamberdasarkan Mazhab Syafii.
f. Persatuan Muslimin Indonesia (Permi)
Persatuan Muslimin Indonesia (Permi) adalah nama organisasi hasil peleburan Sumatera Thawalib, yaitu suatu organisasi Islam yang bercorak nasionalisme radikal. Setelah kongresnya di Bukittinggi, pada tahun 22 Mei 1930, Sumatera Thawalib menjelma menjadi Persatuan Muslimin Indonesia (Permi) yang diketuai oleh Mukhtar Luthfi.Pada mulanya Permi bergerak di bidang sosial, tetapi sejak tahun 1932 berubah menjadi partai politik yang radikal berhaluan nonkooperatif.
g. Partai Komunis Indonesia
Benih-benih paham Marxis dibawa masuk ke Indonesia oleh seorangpemimpin buruh dari Negeri Belanda yang bernama H.J.F.M. Sneevliet
h. Partai Nasional Indonesia
Partai Nasional Indonesia (PNI) didirikan oleh kaum muda terpelajar yang dipimpin oleh Ir. Sukarno pada tanggal 4 Juli 1927 di Bandung. Kaum muda terpelajar itu tergabung dalam Algemene Studie Club (Bandung). Kebanyakan dari mereka adalah mantan anggota Perhimpunan Indonesia yang telah kembali ke Tanah Air.
i. Partai Indonesia (Partindo)
Partai Indonesia (Partindo) didirikan oleh Sartono. Partindo mempunyaitujuan perjuangan sama dengan PNI, yaitu mencapai Indonesia merdeka. Dasar perjuangan Partindo adalah nonkooperatif, tidak menggantungkan diri padaorang lain, serta aktif menentang penjajahan. Tujuan itu akan tercapai dengancara memperluas hak-hak politik menuju pemerintahan yang demokratis danperbaikan ekonomi rakyat.
k. Partai Indonesia Raya (Parindra)
Dokter Sutomo pendiri Budi Utomo pada tahun 1931 mendirikan PersatuanBangsa Indonesia (PBI) sebagai kelanjutan dari Indonesische Studie Club yang didirikan pada tahun 1924. Dokter Sutomo bermaksud menempuh jalankooperasi dalam satu wadah partai besar.
l. Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo)
Pada tahun 1936 Partindo dibubarkan oleh Sartono. Para mantanpemimpin Partindo pada tanggal 24 Mei 1937 mendirikan partai baru yang disebut Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo).
Indikator22
PEMBENTUKAN IDENTITAS KEBANGSAAN INDONESIA
Setelah Belanda menetapkan kebijakan balas budi yang ditandai dengan kesempatan kaum pribumi mengenyam pendidikan,semakin banyak organisasi gerakan kepemudaan yang menjadi awal rasa persatuan kebangsaan.Puncaknya adalah pada peristiwa Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.
Yang dimaksud dengan identitas nasional adalah cirri khusus suatu masyarakat yang menjadikan berbeda antara suatu bangsa dengan yang lainnya.Identitas ini menyamakan seluruh perbedaan yaitu “Indonesia”.Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh J.R Logan,seseorang ahli kebumiaan Inggris yang tinggal di Penang Malaka.Pada tahun 1850 ia membuat peta bumi kepulauan Melayu dan ia mengusulkan agar nama kepulauan kita dinamakan Indonesia.Istilah ini juga digunakan seorang ahli suku bangsa etimologi Belanda A.Bastian dengan menyebut suku-suku Melayu dengan istilah Indonesia.Sejak itu pula RA.Kern dan Snouck Hurgronjeilmuan universitas Leiden menyebar luaskan suku bangsa dan wilayah Hindia Belanda dengan nama Indonesia.Nama itu dipolpulerkan oleh Ki Hajar Dewantara pada tahun 1913 dengan mendirikan Biro Pers di Belanda dengan nama Indonesia Persbureau (Biro Pers Indonesia).Mereka pun mengubah nama perkumpulan mahasiswa di Belanda dari Perkumpulan Hindia menjadi Perhimpunan Indonesia dan Indische Vereeniging menjadi Indonesia Vereeniging.Dan puncaknya pada sumpah pemuda.
Indikator23
PERISTIWA PENTING SEKITAR PROKLAMASI
1. Peristiwa Rengasdengklok
Kekalahan Jepang dalam Perang Pasifik semakin jelas dengan dijatuhkannya bom atom oleh Sekutu di kota Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945 dan Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945. Akibat peristiwa tersebut, kekuatan Jepang makin lemah. Kepastian berita kekalahan Jepang terjawab ketika tanggal 15 Agustus 1945 dini hari, Sekutu mengumumkan bahwa Jepang sudah menyerah tanpa syarat dan perang telah berakhir. Berita tersebut diterima melalui siaran radio di Jakarta oleh para pemuda yang termasuk orang-orang Menteng Raya 31 seperti Chaerul Saleh, Abubakar Lubis, Wikana, dan lainnya. Penyerahan Jepang kepada Sekutu menghadapkan para pemimpin Indonesia pada masalah yang cukup berat. Indonesia mengalami kekosongan kekuasaan (vacuum of power). Jepang masih tetap berkuasa atas Indonesia meskipun telah menyerah, sementara pasukan Sekutu yang akan menggantikan mereka belum datang. Gunseikan telah mendapat perintah-perintah khusus agar mempertahankan status quo sampai kedatangan pasukan Sekutu. Adanya kekosongan kekuasaan menyebabkan munculnya konflik antara golongan muda dan golongan tua mengenai masalah kemerdekaan Indonesia. Golongan muda menginginkan agar proklamasi kemerdekaan segera dikumandangkan. Mereka itu antara lain Sukarni, B.M Diah, Yusuf Kunto, Wikana, Sayuti Melik, Adam Malik, dan Chaerul Saleh. Sedangkan golongan tua menginginkan proklamasi kemerdekaan harus dirapatkan dulu dengan anggota PPKI. Mereka adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Mr. Ahmad Subardjo, Mr. Moh. Yamin, Dr. Buntaran, Dr. Syamsi dan Mr. Iwa Kusumasumantri. Golongan muda kemudian mengadakan rapat di salah satu ruangan Lembaga Bakteriologi di Pegangsaan Timur, Jakarta pada tanggal 15 Agustus 1945 pukul 20.00 WIB. Rapat tersebut dipimpin oleh Chaerul Saleh yang menghasilkan keputusan tuntutan-tuntutan golongan muda yang menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah hal dan soal rakyat Indonesia sendiri, tidak dapat digantungkan kepada bangsa lain. Segala ikatan, hubungan dan janji kemerdekaan harus diputus, dan sebaliknya perlu mengadakan perundingan dengan Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta agar kelompok pemuda diikutsertakan dalam menyatakan proklamasi.Langkah selanjutnya malam itu juga sekitar jam 22.00 WIB Wikana dan Darwis  mewakili kelompok muda mendesak Soekarno agar bersedia melaksanakan proklamasi kemerdekaan Indonesia secepatnya lepas dari Jepang. Ternyata usaha tersebut gagal. Soekarno tetap tidak mau memproklamasikan kemerdekaan. Kuatnya pendirian Ir. Soekarno untuk tidak memproklamasikan kemerdekaan sebelum rapat PPKI menyebabkan golongan muda berpikir bahwa golongan tua mendapat pengaruh dari Jepang. Selanjutnya golongan muda mengadakan rapat di Jalan Cikini 71 Jakarta pada pukul 24.00 WIB menjelang tanggal 16 Agustus 1945. Mereka membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok. Rapat tersebut menghasilkan keputusan bahwa Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta harus diamankan dari pengaruh Jepang. Tujuan para pemuda mengamankan Soekarno Hatta ke Rengasdengklok antara lain:
a. agar kedua tokoh tersebut tidak terpengaruh Jepang, dan
b. mendesak keduanya supaya segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia terlepas dari segala ikatan dengan Jepang.
Pada tanggal 16 Agustus 1945 pagi, Soekarno dan Hatta tidak dapat ditemukan di Jakarta. Mereka telah dibawa oleh para pemimpin pemuda, di antaranya Sukarni, Yusuf Kunto, dan Syudanco Singgih, pada malam harinya ke garnisun PETA (Pembela Tanah Air) di Rengasdengklok, sebuah kota kecil yang terletak sebelah Utara Karawang. Pemilihan Rengasdengklok sebagai tempat pengamanan Soekarno Hatta, didasarkan pada perhitungan militer. Antara anggota PETA Daidan Purwakarta dan Daidan Jakarta terdapat hubungan erat sejak keduanya melakukan latihan bersama. Secara geografis, Rengasdengklok letaknya terpencil, sehingga dapat dilakukan deteksi dengan mudah setiap gerakan tentara Jepang yang menuju Rengasdengklok, baik dari arah Jakarta, Bandung, atau Jawa Tengah. Mr. Ahmad Subardjo, seorang tokoh golongan tua merasa prihatin atas kondisi bangsanya dan terpanggil untuk mengusahakan agar proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan secepat mungkin. Untuk tercapainya maksud tersebut, Soekarno Hatta harus segera dibawake Jakarta.
Akhirnya Ahmad Subardjo, Sudiro, dan Yusuf Kunto segera menuju Rengasdengklok. Rombongan tersebut tiba di Rengasdengklok pukul 17.30 WIB. Peranan Ahmad Subardjo sangat penting dalam peristiwa kembalinya Soekarno Hatta ke Jakarta, sebab mampu meyakinkan para pemuda bahwa proklamasi kemerdekaan akan dilaksanakan keesokan harinya paling lambat pukul 12.00 WIB, nyawanya sebagai jaminan. Akhirnya Subeno sebagai komandan kompi Peta setempat bersedia melepaskan Soekarno Hatta ke Jakarta.
2 . Perumusan Naskah Proklamasi
Sekitar pukul 21.00 WIB Soekarno Hatta sudah sampai di Jakarta dan langsung menuju ke rumah Laksamana Muda Maeda, Jalan Imam Bonjol No. 1 Jakarta untuk menyusun teks proklamasi. Dalam kondisi demikian, peran Laksamana Maeda cukup penting. Pada saat-saat yang genting, Maeda menunjukkan kebesaran moralnya, bahwa kemerdekaan merupakan aspirasi alamiah dan hak dari setiap bangsa, termasuk bangsa Indonesia. Berikut ini tokoh-tokoh yang terlibat secara langsung dalam perumusan teks proklamasi. Lihat tabel 11.1.
3 . Pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan
Setelah rumusan teks proklamasi selesai dirumuskan muncul permasalahan, siapa yang akan menandatangani teks proklamasi? Soekarno mengusulkan agar semua yang hadir dalam rapat tersebut menandatangani naskah proklamasi sebagai” Wakilwakil Bangsa Indonesia”. Usulan Soekarno tidak disetujui para pemuda sebab sebagian besar yang hadir adalah anggota PPKI, dan PPKI dianggap sebagai badan bentukan Jepang. Kemudian Sukarni menyarankan agar Soekarno Hatta yang menandatangani teks proklamasi atas nama bangsa Indonesia. Saran dan usulan Sukarni diterima.
Langkah selanjutnya, Soekarno minta kepada Sayuti Melik untuk mengetik konsep teks proklamasi dengan beberapa perubahan, kemudian ditandatangani oleh Soekarno Hatta. Perubahan-perubahan tersebut meliputi:
a. kata “ tempoh” diubah menjadi tempo,
b. wakil-wakil bangsa Indonesia diubah menjadi “Atas nama bangsa Indonesia”, dan
c. tulisan “Djakarta, 17-8-’05“ diubah menjadi Djakarta, hari 17 boelan 8 tahun ‘05.Naskah hasil ketikan Sayuti Melik merupakan naskah proklamasi yang autentik. Malam itu juga diputuskan bahwa naskah proklamasi akan dibacakan pukul 10.00 pagi di Lapangan Ikada, Gambir. Tetapi karena ada kemungkinan timbul bentrokan dengan pasukan Jepang yang terus berpatroli, akhirnya diubah di kediaman Soekarno, Jl. Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta. Sejak pagi hari tanggal 17 Agustus 1945 di kediaman Ir. Soekarno Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta telah diadakan berbagai persiapan untuk menyambut Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Kurang lebih pukul 09.55 WIB, Drs. Mohammad Hatta telah datang dan langsung menemui Ir. Soekarno. Sebelum proklamasi kemerdekaan dibacakan, pukul 10.00 WIB Soekarno berpidato.Demikianlah teks proklamasi kemerdekaan telah dibacakan oleh Ir. Soekarno. Susunan acara yang direncanakan dalam pembacaan teks proklamasi kemerdekaan yaitu:
a. pembacaan proklamasi oleh Ir. Soekarno,
b. pengibaran bendera Merah Putih oleh Suhud dan Latief Hendraningrat, dan
c. sambutan Walikota Suwirjo dan dr. Muwardi.
Setelah dibacakan teks proklamasi, maka telah lahir Republik Indonesia. Suatu peristiwa yang bersejarah bagi bangsa Indonesia telah terjadi. Peristiwa yang sangat lama dinantikan oleh segenap lapisan masyarakat, tetapi membutuhkan pengorbanan yang tidak ternilai harganya. Untuk mengenang jasajasa Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta dalam peristiwa proklamasi, maka keduanya diberi gelar Pahlawan Proklamasi (Proklamator). Selain itu Jalan Pegangsaan Timur diubah namanya menjadi Jalan Proklamasi, dan dibangun Monumen Proklamasi
Indikator24
MAKNA PROKLAMASI KEMERDEKAAN
Makna dan Arti Penting Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Berikut ini makna dan arti penting proklamasi kemerdekaan Indonesia
1) Apabila dilihat dari sudut hukum, proklamasi merupakan pernyataan yang berisi keputusan bangsa Indonesia untuk menetapkan tatanan hukum nasional (Indonesia) dan menghapuskan tatanan hukum kolonial.
2) Apabila dilihat dari sudut politik ideologis, proklamasi merupakan pernyataan bangsa Indonesia yang lepas dari penjajahan dan membentuk Negara Republik Indonesia yang bebas, merdeka, dan berdaulat penuh.
3) Proklamasi merupakan puncak perjuangan rakyat Indonesia dalam mencapai kemerdekaan.
4) Proklamasi menjadi alat hukum internasional untuk menyatakan kepada rakyat dan seluruh dunia, bahwa bangsa Indonesia mengambil nasib ke dalam tangannya sendiri untuk menggenggam seluruh hak kemerdekaan.
5) Proklamasi merupakan mercusuar yang menunjukkan jalannya sejarah, pemberi inspirasi, dan motivasi dalam perjalanan bangsa Indonesia di semua lapangan di setiap keadaan.
Indikator25
HASIL SIDANG PPKI
I.Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945:
1. Mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia yang telah
dipersiapkan oleh Dokuritsu Junbi Coosakai (BPUPKI), yang kemudian dikenal dengan
Undang-Undang Dasar 1945.
2. Memilih Ir. Soekarno sebagai presiden dan Drs. Mohammad Hatta sebagai wakil
presiden. Pemilihan presiden dan wakil presiden dilakukan secara aklamasi atas usul
dari Otto Iskandardinata.
3. Membentuk sebuah Komite Nasional untuk membantu presiden selama Majelis
Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) belum terbentuk.
II.Pada hari berikutnya, tanggal 19 Agustus 1945 PPKI melanjutkan sidangnya dan berhasil
memutuskan beberapa hal berikut.
1. Pembagian wilayah, terdiri atas 8 provinsi.
a. Jawa Barat, gubernurnya Sutarjo Kartohadikusumo
b. Jawa Tengah, gubernurnya R. Panji Suroso
c. Jawa Timur, gubernurnya R.A. Suryo
d. Borneo (Kalimantan), gubernurnya Ir. Pangeran Muhammad Noor
e. Sulawesi, gubernurnya Dr. G.S.S.J. Sam Ratulangi
f. Maluku, gubernurnya Mr. J. Latuharhary
g. Sunda Kecil (Nusa Tenggara), gubernurnya Mr. I. Gusti Ktut Pudja
h. Sumatra, gubernurnya Mr. Teuku Mohammad Hassan
2. Membentuk Komite Nasional (Daerah).
3. Menetapkan 12 departemen dengan menterinya yang mengepalai departemen dan 4
menteri negara. Berikut ini 12 departemen tersebut.
a. Departemen Dalam Negeri dikepalai R.A.A. Wiranata Kusumah
b. Departemen Luar Negeri dikepalai Mr. Ahmad Subardjo
c. Departemen Kehakiman dikepalai Prof. Dr. Mr. Supomo
d. Departemen Keuangan dikepalai Mr. A.A Maramis
e. Departemen Kemakmuran dikepalai Surachman Cokroadisurjo
f. Departemen Kesehatan dikepalai Dr. Buntaran Martoatmojo
g. Departemen Pengajaran, Pendidikan, dan Kebudayaan dikepalai Ki Hajar Dewantara
h. Departemen Sosial dikepalai Iwa Kusumasumantri
i. Departemen Pertahanan dikepalai Supriyadi
j. Departemen Perhubungan dikepalai Abikusno Tjokrosuyoso
k. Departemen Pekerjaan Umum dikepalai Abikusno Tjokrosuyoso
l. Departemen Penerangan dikepalai Mr. Amir Syarifudin
III.Sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945 berhasil mengambil keputusan untuk membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat dan Daerah,Partai Nasional Indonesia,serta Badan Keamanan Rakyat (BKR)






Indikator26
PERJUANGAN SECARA DIPLOMASI MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN
1. Pertemuan Soekarno – Van MookTokoh: Pihak Indonesia: Soekarno, Moh. Hatta, Ahmad Soebardjo, H.Agus Salim.. Pihak Belanda: Van Mook, Van Der Plas..Tanggal: 25 Oktober 1945.Hasil: Van Mook mengemukakan masalah Indonesia, menjadi negara persemakmuran berbentuk federal dan memasukkan Indonesia ke dalam anggota PBB
2. Pertemuan Sjahrir – Van Mook:.Tokoh: Pihak Sekutu: Jend. Christison.. Pihak Belanda: Van Mook.. Pihak Indonesia: Sutan Sjahrir.Tanggal: 17 November 1945.Tempat: Markas Besar Tentara Inggris, Jl. Imam Bondjol No. 1, Jakarta.Hasil: gagal.
3. Perundingan Sjahrir – Van Mook:.Tokoh: Pihak Inggris (penengah): Sir Archibald.. Pihak Belanda: Van Mook.. Pihak Indonesia: Sutan Sjahrir.Tanggal: 10 Februari 1946.Tempat: Jakarta, Indonesia.Hasil:
- Van Mook: Indonesia negara commonwealth (berbentuk federasi), urusan dalam negeri di atur Indonesia, urusan luar negeri di atur Belanda,
- Sjahrir: Indonesia harus diakui, urusan luar negeri diatur oleh Indonesia dan Belanda (ditolak)
- Sjahrir: Belanda harus mengakui de facto RI, RIS, RIS bersama” dg  peserta dalam ikatan negara belanda
4. Perundingan di Hooge Veluwe.Tokoh: delegasi RI: mr. suwandi, dr. sudarsono, mr. prianggodigdo.. delegasi belanda: van mook, prof. logemann, idenburgh, van royen, van asbeck, sultan hamid II, surio santosa.. penengah: Sir Archibald.Tanggal: 14-26 April 1946.Tempat: Hooge Veluwe, Belanda.Hasil: tidak ada, karena belanda menolak hasil perundingan antara Sjahrir – Van Mook sebelumnya..
5. Perundingan Linggarjati:
Tokoh: belanda: prof. scermerhorn, max van pool, de baer, van mook.. indonesia: sutan sjahrir, moh. roem, amir syarifudin, soesanto t, gani, ali boediarjo.. penengah: Lord Killearn.tanggal: 10 November 1946.tempat: Linggarjati, Indonesia.Hasil:
Belanda harus mengakui RI secara de facto dan meninggalkannya paling lambat 1 januari 1949
Belanda – Indonesia kerjasama memberntuk RIS
RIS dan Belanda membentuk uni Indonesia – Belanda
kedudukan RI kuat di mata internasional karena Inggris dan Amerika telah mengakui RI secara de facto. tp, belanda melakukan Agresi Militer I, 21 Juli 1947
6. Perundingan Renville:
Tokoh: Indonesia: Amir Syarifudin.. Belanda: Abdulkadir Widjodjoatmodjo.Tanggal: 8 Desember 1947.Tempat: Kapal USS Renville, milik Amerika.Hasil:
RI harus mengakui kedaulatan Belanda di Hindia-Belanda untuk mengakui NIS
Diadakan pemungutan suara untuk mengetahui apakah rakyat ingin bergabung dg RI atau belanda
Tiap negara bagian berhak tinggal di luar NIS dan mengadakan hubungan
ada perbedaan pendapat antara wakil tinggi mahkota belanda dg Van Mook dan menyatakan tidak terikat dg perjanjian apapun. maka, dilaksanakanlah Agresi Militer II, 18 Desember 1948
7. Persetujuan Roem-Royen:
Tokoh: Indonesia: Moh. Roem.. Belanda: Van Royen
Tanggal: 7 Mei 1948
Tempat: hotel des indes, Jakarta
Hasil:
Mr. Roem: menghentikan perang gerilya, bekerjasama mengembalikan perdamaian, ikut menghadiri KMB
Van Royen: pemerintah RI kembali ke yogyakarta, penghentian gerakan militer dan pembebasan tahanan, tidak akan mengakui negara dalam kekuasaan RI sebelum tanggal 19 Desember 1948, setuju RI bagian dr NIS, berusaha agar KMB ada
8. Konferensi Meja Bundar (KMB):
Tokoh: ketua: Willem Drees.. Indonesia: Moh. Hatta.. Belanda: Van Marseveen.. Mediator: Chritchley.. BFO: Sultan Hamid II.Tanggal: 23 Agustus-2 November 1949.Tempat: Den Haag, Belanda.Hasil:
Belanda mengakui kedaulatan RI akhir Desember 1949
Penyelesaian masalah Irian Barat ditunda 1 tahun
RIS dan Belanda mengadakan hubungan uni Indonesia-Belanda, diketuai oleh Ratu Belanda
Penarikan mundur tentara Belanda
Pembentukan APRIS dg TNI sebagai intinya

Indikator27
PERJUANGAN MENGHADAPI PERGOLAKAN DALAM NEGERI
1. PKI MADIUN => Latar belakang : - Digantinya kabinet Amir Syarifuddin oleh kabinet Hatta.
=> Tujuan : - Mendirikan Soviet Republik Indonesia. - Membangun negara komunis. => Tokoh : - Muso, Amir Syarifuddin, dan anggota PKI. => Usaha Pemerintah: - Pemerintah menyerang Madiun dari dua arah. Dari Barat oleh pasukan Divisi Siliwangi dan dari Timur oleh pasukan di bawah pimpinan Kolonel Sungkono. => Dampak : - Banyak pejabat, perwira TNI, pimpinan partai, alim ulama dan rakyat dibunuh.
2. DI/TII JABAR => Latar belakang : - Tidak puas dengan perjanjian Renville. => Tujuan : - Untuk mendirikan negara sendiri yang terpisah dari RI. - Mendirikan Negara Islam Indonesia (NII) => Tokoh : - Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo => Usaha Pemerintah: - Secara diplomasi : melalui musyawarah - Secara militer : Operasi Pagar Betis (rakyat), Operasi Brathayudha.
3. DI/TII JATENG * GAUI => Tokoh: - Mahfudz Abdurrahman (Kyai Somalangu). => Tempat: - Di Kabumen => Usaha pemerintah: - Pemerintah menurunkan pasukan TNI dengan nama Operasi Banteng Raiders. *GMI => Tokoh: - Amir Fatah => Tempat: - Di Tegal, Brebes, Indramayu.
=> Usaha Pemerintah: - Pemerintah menurunkan pasukan TNI dengan nama Gerakan Banteng Negara (GBN).
4. DI/TII ACEH => Latar belakang : - Daud Beureuh merasa kecewa atas hilangnya kedudukan sebagai Gubernur militer. - Turunnya status Aceh dari daerah istimewa menjadi daerah keresidenan. => Tujuan : - Mendirikan Negara Islam Indonesia (NII) => Tokoh : - Tengku Daud Beureuh => Usaha Pemerintah : - Operasi militer - Melakukan Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh
5. DI/TII SULSEL => Latar belakang : - Tuntutan Kahar Muzakar untuk masuk APRIS ditolak. => Tujuan   - Untuk mendirikan Negara Islam Indonesia (NII) => Tokoh : - Kahar Muzakar dan Gerungan. => Usaha Pemerintah : - Mengirim Divisi Siliwangi
6. DI/TII KALSEL
=> Latar belakang : - Ibnu Hajar mendeklarasikan berdirinya DI/TII di Kalsel 10-10-1950. => Tujuan : - Menyatakan gerakannya bagian dari DI/TII. => Tokoh : - Ibnu Hajar dan Kerukunan Rakyat Yang Tertindas (KRYT). => Usaha Pemerintah: - Memerintahkan suatu operasi militer




Indikator28
LATAR BELAKANG LAHIRNYA ORDE BARU
1.      Terjadinya peristiwa Gerakan 30 September 1965.
2.      Keadaan politik dan keamanan negara menjadi kacau karena peristiwa Gerakan 30 September 1965 ditambah adanya konflik di angkatan darat yang sudah berlangsung lama.
3.      Keadaan perekonomian semakin memburuk dimana inflasi mencapai 600% sedangkan upaya pemerintah melakukan devaluasi rupiah dan kenaikan harga bahan bakar menyebabkan timbulnya keresahan masyarakat.
4.      Reaksi keras dan meluas dari masyarakat yang mengutuk peristiwa pembunuhan besar-besaran yang dilakukan oleh PKI. Rakyat melakukan demonstrasi menuntut agar PKI berserta Organisasi Masanya dibubarkan serta tokoh-tokohnya diadili.
5.      Kesatuan aksi (KAMI,KAPI,KAPPI,KASI,dsb) yang ada di masyarakat bergabung membentuk Kesatuan Aksi berupa “Front Pancasila” yang selanjutnya lebih dikenal dengan “Angkatan 66” untuk menghacurkan tokoh yang terlibat dalam Gerakan 30 September 1965.
6.      Kesatuan Aksi “Front Pancasila” pada 10 Januari 1966 di depan gedung DPR-GR mengajukan tuntutan”TRITURA”(Tri Tuntutan Rakyat)  yang berisi :
ü      Pembubaran PKI berserta Organisasi Massanya
ü      Pembersihan Kabinet Dwikora
ü      Penurunan Harga-harga barang.
7.      Upaya reshuffle kabinet Dwikora pada 21 Februari 1966 dan Pembentukan Kabinet Seratus Menteri tidak juga memuaskan rakyat sebab rakyat menganggap di kabinet tersebut duduk tokoh-tokoh yang terlibat dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965.
8.      Wibawa dan kekuasaan presiden Sukarno semakin menurun setelah upaya untuk mengadili tokoh-tokoh yang terlibat dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965 tidak berhasil dilakukan meskipun telah dibentuk Mahkamah Militer Luar Biasa(Mahmilub).
9.      Sidang Paripurna kabinet dalam rangka mencari solusi dari masalah yang sedang bergejolak tak juga berhasil. Maka Presiden mengeluarkan Surat Perintah Sebelas Maret 1966 (SUPERSEMAR) yang ditujukan bagi Letjen Suharto guna mengambil langkah yang dianggap perlu untuk mengatasi keadaan negara yang semakin kacau dan sulit dikendalikan.


Indikator29
PEMERINTAHAN ORDE BARU
Orde baru adalah suatu tatanan seluruh perikehidupan rakyat,bangsa dan negara yang diletakkan kembali kepada kemurnian Pancasila dan UUD 1945. Dalam pidato kenegaraan 1976 dikatakan bahwa orde baru lahir dengan tekat untuk meluruskan kembali sejarah bangsa dan negara dengan berlandaskan pada falsafah dan moral Pancasila serta melalui jalan yang selurus²nya seperti yang ditunjukkan oleh UUD 1945. Digaris bawahi, orde baru merupakan koreksi total terhadap segala macam penyimpanan sejarah bangsa Indonesia di masa lampau sejak tahun 1945-1965. Selain itu, ditekadkan juga bahwa orde baru memelihara dan memperkuat hal² yang benar dan lurus dari pengalaman dan hasil sejarah kita dalam masa yang lampau. Kekuasaan kepala negara tidak terbatas
meskipun kepala negara tidak bertanggung jawab kepada DPR, tetapi bukan berarti ia diktator dengan kekuasaan tdk terbatas selain harus bertanggung jawab kepada MPR, juga harus
memperhatikan sungguh² suara DPR. Sebab, DPR berhak mengadakan pengawasan terhadap presiden (DPR adalah anggota MPR)
Indikator30
PROSES PERTUMBUHAN DAN MOBILITAS PENDUDUK PADA MASA ORBA
a. Pertumbuhan dan mobilitas penduduk
Menurut Edward Ullman ada 3 faktor yang mempengaruhi timbulnya interaksi kota, yaitu :
1. Adanya wilayah yang saling melengkapi
2. Adanya kesempatan untuk berinteraksi
3. Adanya kemudahan transfer/pemindahan dalam ruang
Dalam kaitannya dengan interaksi kota tersebut, maka mobilitas penduduk dapat diartikan sebagai suatu perpindahan penduduk baik secara teritorial ataupun geografis. Hubungan timbal balik antara kota dengan kota maupun antara kota dengan desa dapat menyebabkan munculnya gejala-gejala yang baru yang meliputi aspek ekonomi, sosial maupun budaya. Gejala ini dapat bersifat positif ataupun negatif bagi desa dan kota.
b. Pusat-Pusat pertumbuhan di Indonesia pada masa Orde Baru
Untuk mengetahui munculnya pusat-pusat pertumbuhan di Indonesia terdapat 2 teori yaitu :
1. Teori Tempat Sentral ( central place theory ) oleh Walter Christaller
Bahwa Pusat lokasi aktivitas yang melayani berbagai kebutuhan penduduk harus berada di suatu tempat sentral yaitu tempat yang memungkinkan partisipasi manusia dengan jumlah yang maksimum.Tempat sentral itu berupa ibukota kabupaten, kecamatan, propinsi ataupun ibukota Negara. Masing-masing titik sentral memiliki daya tarik terhadap penduduk untuk tinggal disekitarnya dengan daya jangkau yang berbeda.

2. Teori Kutub Pertumbuhan ( Growth Pole Theory ) oleh Lerroux
Bahwa pembangunan yang terjadi di manapun tidak terjadi secara serentak tapi muncul pada tempat-tempat tertentu dengan kecepatan dan identitas yang berbeda. Kawasan yang menjadi pusat pembangunan dinamakan pusat-pusat atau kutub-kutub pertumbuhan. Dari kutub inilah proses pembangunan menyebarke wilayah-wilayah lain di sekitarnya.
c. Faktor penyebab suatu titik lokasi menjadi pusat pertumbuhan
Suatu titik lokasi menjadi pusat pertumbuhan disebabkan oleh beberapa hal antara lain :
1. Kondisi fisik wilayah
2. Kekayaan sumber daya alam
3. Sarana dan prasarana transportasi
4. Adanya industri
Indikator31
PROGRAM REVOLUSI HIJAU
Revolusi Hijau merupakan perubahan cara bercocok tanam dari cara tradisional ke cara modern. Revolusi Hijau adalah proses keberhasilan para teknologi pertanian dalam melakukan persilangan (breeding) antarjenis tanaman tertentu sehingga menghasilkan jenis tanaman unggul untuk meningkatkan produksi bahan pangan.
Latar belakang munculnya revolusi Hijau adalah karena munculnya masalah kemiskinan yang disebabkan karena pertumbuhan jumlah penduduk yang sangat pesat tidak sebanding dengan peningkatan produksi pangan. Sehingga dilakukan pengontrolan jumlah kelahiran dan meningkatkan usaha pencarian dan penelitian binit unggul dalam bidang Pertanian. Upaya ini terjadi didasarkan pada penelitian yang dilakukan oleh Thomas Robert Malthus.
Upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk menggalakan revolusi hijau ditempuh dengan cara :
1.     Intensifikasi Pertanian
Intensifikasi Pertanian di Indonesia dikenal dengan nama Panca Usaha Tani yang meliputi :
a.      Pemilihan Bibit Unggul
b.      Pengolahan Tanah yang baik
c.       Pemupukan
d.      Irigasi
e.      Pemberantasan Hama

2.     Ekstensifikasi Pertanian
Ekstensifikasi pertanian, yaitu  Memperluas lahan tanah yang dapat ditanami dengan pembukaan lahan-lahan baru (misal mengubah lahan tandus menjadi lahan yang dapat ditanami, membuka hutan, dsb).
3.     Diversifikasi Pertanian
Usaha penganekaragaman jenis tanaman pada suatu lahan pertanian melalui sistem tumpang sari. Usaha ini menguntungkan karena dapat mencegah kegagalan panen pokok, memperluas sumber devisa, mencegah penurunan pendapatan para petani.
4.     Rehabilitasi Pertanian
Merupakan usaha pemulihan produktivitas sumber daya pertanian yang kritis, yang membahayakan kondisi lingkungan, serta daerah rawan dengan maksud untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di daerah tersebut. Usaha pertanian tersebut akan menghasilkan bahan makanan dan sekaligus sebagai stabilisator lingkungan.
Indikator32
PENYEBAB BERAKHIRNYA PEMERINTAHAN ORBA
Sebab Khusus:
Sejak 13 Mei 1998 rakyat meminta agar Presiden Soeharto mengundurkan diri. Tanggal 14 Mei 1998 terjadi kerusuhan di Jakarta dan di Surakarta. Tanggal 15 Mei 1998 Presiden Soeharto pulang dari mengikuti KTT G-15 di Kairo, Mesir. Tanggal 18 Mei para mahasiswa menduduki gedung MPR/DPR dan pada saat itu ketua DPR/MPR mengeluarkan pernyataan agar Presiden Soeharto mengundurkan diri. Hal ini jelas berpengaruh terhadap nilai tukar rupiah yang merosot sampai Rp15.000 per dollar. Dari realita di atas, akhirnya tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto menyerahkan kekuasaan kepada B.J. Habibie, yang membuka peluang suksesi kepemimpinan nasional kepada B.J.Habibie.Sebab umum:
1) Faktor politik meliputi hal-hal berikut.
a) Adanya KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) dalam kehidupan pemerintahan.
b) Adanya rasa tidak percaya kepada pemerintah Orba yang penuh dengan nepotisme dan kronisme serta merajalelanya korupsi.
c) Kekuasaan Orba di bawah Soeharto otoriter tertutup.
d) Adanya keinginan demokratisasi dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara.
e) Mahasiswa menginginkan perubahan.
2) Faktor ekonomi, meliputi hal-hal berikut.
a) Adanya krisis mata uang rupiah.
b) Naiknya harga barang-barang kebutuhan masyarakat.
c) Sulitnya mendapatkan barang-barang kebutuhan pokok.
3) Faktor sosial masyarakat : adanya kerusuhan tanggal 13 dan 14 Mei 1998 yang melumpuhkan perekonomian rakyat.
4) Faktor hukum : belum adanya keadilan dalam perlakuan hukum yang sama di antara warga negara.
Indikator33
AGENDA REFORMASI
Substansi Agenda Reformasi Politik.Subsitusi agenda reformasi politik sebagai berikut.
1) Reformasi di bidang ideologi negara dan konstitusi.
2) Pemberdayaan DPR, MPR, DPRD maksudnya agar lembaga perwakilan rakyat benar-benar melaksanakan fungsi perwakilannya sebagai aspek kedaulatan rakyat dengan langkah sebagai berikut.
a) Anggota DPR harus benar-benar dipilih dalam pemilu yang jurdil.
b) Perlu diadakan perubahan tata tertib DPR yang menghambat kinerja DPR.
c) Memperdayakan MPR.
d) Perlu pemisahan jabatan ketua MPR dengan DPR.
3) Reformasi lembaga kepresidenan dan kabinet meliputi hal-hal berikut.
a) Menghapus kewenangan khusus presiden yang berbentuk keputusan presiden dan instruksi presiden.
b) Membatasi penggunaan hak prerogatif.
c) Menyusun kode etik kepresidenan.
4) Pembaharuan kehidupan politik yaitu memperdayakan partai politik untuk
menegakkan kedaulatan rakyat, maka harus dikembangkan system multipartai yang demokratis tanpa intervensi pemerintah.
5) Penyelenggaraan pemilu.
6) Birokrasi sipil mengarah pada terciptanya institusi birokrasi yang netral dan profesional yang tidak memihak.
7) Militer dan dwifungsi ABRI mengarah kepada mengurangi peran sosial politik secara bertahap sampai akhirnya hilang sama sekali, sehingga ABRI berkonsentrasi pada fungsi Hankam.
8) Sistem pemerintah daerah dengan sasaran memperdayakan otonomi daerah dengan asas desentralisasi.
e. Agenda Reformasi Bidang Ekonomi
1) Penyehatan ekonomi dan kesejahteraan pada bidang perbankan, perdagangan, dan koperasi serta pinjaman luar negeri untuk perbaikan ekonomi.
2) Penghapusan monopoli dan oligopoli.
3) Mencari solusi yang konstruktif dalam mengatasi utang luar negeri.
f. Agenda Reformasi Bidang Hukum
1) Terciptanya keadilan atas dasar HAM.
2) Dibentuk peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan tuntutan
reformasi. Misal : Bidang ekonomi dikeluarkan UU kepailitan, dihapuskanUU subversi, sesuai semangat HAM dilepaskan napol-tapol (amnesti-abolisi).
g. Agenda Reformasi bidang hokum
Agenda reformasi bidang hukum difokuskan pada integrasi nasional.
h. Agenda reformasi bidang pendidikan
Agenda reformasi bidang pendidikan ditujukan terutama masalah kurikulum yang harus ditinjau paling sedikit lima tahunan.



Indikator34
KEBIJAKAN DALAM BIDANG EKONOMI PADA MASA BJ.HABIBIE
Untuk menyelesaikan krisis moneter dan perbaikan ekonomi Indonesia, BJ Habibie melakukan langkah-langkah sebagai berikut :Melakukan restrukturisasi dan rekapitulasi perbankan melalui pembentukan BPPN dan unit Pengelola Aset Negara,Melikuidasi beberapa bank yang bermasalah,Menaikkan nilai tukar rupiah terhadap dolar hingga di bawah Rp. 10.000,00,Membentuk lembaga pemantau dan penyelesaian masalah utang luar negeri,Mengimplementasikan reformasi ekonomi yang disyaratkan IMF,Mengesahkan UU No. 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan yang Tidak Sehat,Mengesahkan UU No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
Indikator35
HASIL SIDANG ISTIMEWA MPR 1998
Hasil Sidang Istimewa MPR 1998
• Tap MPR No. XIII/MPR/1998 ttg Pembatasan Masa Jabatan Presiden danWakil Presiden
• Tap MPR No. XIV/MPR/1998 ttg Perubahan dan Tambahan atas RanTap MPR No. III/1988 ttg    Pemilihan Umum
• Tap MPR No. XV/MPR/1998 ttg Penyelenggaraan Otonomi Daerah; Pengaturan, Pembagian dan   Pemanfaatan Sumber Daya Nasional
• Tap MPR No. XVI/MPR/1998 ttg Politik Ekonomi dalam Rangka Demokrasi Ekonomi
• Tap MPR No. XVII/MPR/1998 ttg MPR No. II/1978 ttg P4
Indikator36
MASA PEMERINTAHAN ABDURRAHMAN WAHID
Pertentangan DPR dengan lembaga kepresidenan juga makin transparan.Banyak sekali teguran DPR yang tidak pernah diindahkan Presiden AbdurrahmanWahid. Puncak pertentangan itu muncul dalam masalah yang dikenal sebagai Bruneigate dan Buloggate. Kasus Buloggate menyebabkan lembaga DPR mengeluarkan teguran keras kepada presiden dalam bentuk memorandum Isampai II. Intinya agar presiden kembali bekerja sesuai GBHN yang telahdiamanatkan. Presiden Abdurrahman Wahid tidak mengindahkan peringatanDPR tersebut. DPR akhirnya bertindak meminta MPR menggelar siding istimewa untuk meminta pertanggungjawaban kinerja presiden. Presiden berusaha menyelesaikan masalah laporan pertanggungjawaban dengan kompromi politik.

Namun, upaya itu tidak mendapat sambutan positif lima dari enam partai politik pemenang Pemilu 1999, yaitu PDI Perjuangan, Partai Golkar, PPP, PAN, dan Partai Bulan Bintang. Partai Kebangkitan Bangsa sebagai basis politik K.H. Abdurrahman Wahid jelas mendukung langkah-langkahnya.Sikap MPR untuk menggelar sidang istimewa makin tegas setelah presidensecara sepihak melantik pemangku sementara jabatan Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal (Pol) Chaerudin Ismail menggantikan Kapolri Jenderal Suroyo Bimantoro yang telah dinonaktifkan karena berseberangan pendapat dengan presiden. Padahal sesuai aturan yang berlaku pengangkatan jabatan setingkat Kapolri meskipun itu hak prerogatif presiden harus tetap berkoordinasi dengan DPR. Presiden sendiri dalam menanggapi rencana sidang istimewa berusaha mencari kompromi politik yang sama-sama menguntungkan. Namun, jika sampai tanggal 31 Juli 1998 kompromi ini tidak didapatkan, presiden akan menyatakan negara dalam keadaan bahaya. MPR berencana menggelar sidang istimewa mulai tanggal 21 Juli 2001.
Dekrit President 23 Juli 2001
Presiden Gus DurPresiden K.H. Abdurrahman Wahid menengarai adanya persekongkolan untuk menjatuhkan dirinya sebagai presiden.Oleh karena itu, presiden segera bertindak meskipun tidak mendapat dukungan penuhdari kabinetnya untuk mengeluarkan Dekret Presiden pada tanggal 23 Juli 2001pukul 1.10 WIB dini hari. Dekret Presiden 23 Juli 2001 pada intinya berisi halsebagai berikut:
1. membekukan MPR dan DPR RI;Perkembangan Masyarakat Indonesia pada Masa Reformasi 45Fenomena
2. mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat dan mengambil tindakan sertamenyusun badan-badan yang diperlukan untuk menyelenggarakan,pemilihan umum dalam waktu satu tahun;
3. menyelamatkan gerakan reformasi total dari hambatan unsur-unsur ordebaru dengan membekukan Partai Golkar sambil menunggu keputusan Mahkamah Agung.
Indikator37
MASA PEMERINTAHAN MEGAWATI SOEKARNO PUTRI
Setelah insiden 27 Juli, Megawati menjadi tokoh kuat yang diharapkan dapat memberikan pembaruan kepada Indonesia, meski harapan itu tidak didasarkan pada fakta adanya ide dan program yang secara jelas menjanjikan pembaruan. “Pejah gesang nderek Mbak Mega”, para pendukung Megawati lebih banyak berbekal keyakinan bahwa Megawati akan jadi juru selamat mereka. Saat itu Mega menjadi keajaiban politik Indonesia kontemporer, menjadi aktor politik fenomenal.
Bersama KH Abdurrahman Wahid, Amien Rais, dan Sultan Hamengku Buwono X, Megawati membentuk kelompok Ciganjur yang ikut mendorong upaya demokratisasi melalui penyelenggaraan Pemilu 1999, yang akhirnya dimenangi oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Tetapi, dalam pemilihan presiden, Megawati kembali menjadi korban politik setelah digagalkan oleh Poros Tengah untuk menjadi presiden.
Kini semua bayangan nelangsa itu hilang. Ketika Gus Dur tak memuaskan anggota MPR, Mega pun didaulat menjadi presiden. Walau pribadinya terkesan pelit bicara, faktanya pada masa kepemimpinan Mega, pertumbuhan ekonomi negara mulai maju. Kondisi politik pun relatif stabil.
Tapi kebanyakan pengamat memberi catatan, dia kerap membuat kebijakan yang tak populis. Pada masa pemerintahannya harga bahan bakar minyak naik, begitupula tarif telepon dan listrik. Ini masih diperparah dengan tindakannya yang tak tegas terhadap M. A. Rachman, Jaksa Agung yang dianggap korupsi dan kasus Menteri Agama, Sayid Agil. Banyak yang memberi nota pemerintahan Mega tak suskses memerangi KKN. Ia masih dinilai lambat dalam penegakan hukum, tak mampu bersikap tegas, hingga lunturnya komitmen untuk membela wong cilik.
Walau begitu, dengan percaya diri, PDIP masih mengajukan sebagai capres 2004. Terbukti dia memenangi urutan kedua Pemilu Presiden putaran pertama, dan berhak mengikuti putaran selanjutnya.
Indikator38
KEBIJAKAN PEMERINTAHAN SBY
Konsep penilaian kinerja suatu pemerintahan memang seharusnya mencakup wilayah perencanaan dan pelaksanaan. Karena implikasi pelaksanaan bergantung pada rumusan perencanaan, dalam hal ini APBN, Pemerintah yang meneruskan kebijakan yang dirumuskan oleh Pemerintah sebelumnya, menurut Undang-Undang tentang Keuangan Negara, memang dimungkinkan untuk melakukan perubahan. APBN (dan juga APBD) sebagai jangkar utama kinerja pemerintahan di Indonesia seharusnya dapat dijadikan alat bagi mendorong kemajuan ekonomi bangsa untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Konsep perencanaan pembangunan ekonomi yang berkesinambungan seperti dirumuskan dalam Undang-Undang tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional sesungguhnya lebih menjelaskan kewajiban setiap pemerintahan untuk melanjutkan pembangunan ekonomi secara terusmenerus. Pemerintahan sebagai bagian sistem politik nasional dapat saja dan akanberganti, tetapi pembangunan bangsa tetap berjalan senantiasa.Kompetisi antar pemerintahan lintas periode atau antar pemimpin politik dalam tiap pemilu seharusnya memang diarahkan pada pengukuran kualitas kinerja sebagai implikasi pemilihan kebijakan dan kemampuan mengelola pemerintahan.Pertumbuhan ekonomi memang bukan satu-satunya ukuran atas kinerja suatu pemerintahan. Ukuran-ukuran lain seperti tingkat pengangguran, kemiskinan, kesehatan, pendidikan, kemajuan budaya dan seni, kemajuan wilayah, kegairahanusaha, keamanan, ketertiban, kebanggaan berbangsa dan seterusnya dapat saja dijadikan variabel untuk menilai kinerja suatu pemerintahan secara lebihkomprehensif.
Indikator39
PERANG DUNIA I
Perang ini dimulai setelah Pangeran Franz Ferdinand dari Austria-Hongaria (sekarang Austria) dibunuh anggota kelompok teroris Serbia, Gavrilo Princip di Sarajevo. Tidak pernah terjadi sebelumnya konflik sebesar ini, baik dari jumlah tentara yang dikerahkan dan dilibatkan, maupun jumlah korbannya. Senjata kimia digunakan untuk pertama kalinya, pemboman massal warga sipil dari udara dilakukan, dan banyak dari pembunuhan massal berskala besar pertama abad ini berlangsung saat perang ini. Perang ini berakhir dengan ditandatanginya peletakan senjata tanggal 11 November 1918. Empat dinasti, Habsburg, Romanov, Ottoman dan Hohenzollern, yang mempunyai akar kekuasaan hingga zaman Perang Salib, seluruhnya jatuh setelah perang.
Perang Dunia I menjadi saat pecahnya orde dunia lama, menandai berakhirnya monarki absolutisme di Eropa. Ia juga menjadi pemicu Revolusi Rusia, yang akan menginspirasi revolusi lainnya di negara lainnya seperti Tiongkok dan Kuba, dan akan menjadi basis bagi Perang Dingin antara Uni Soviet dan Amerika Serikat. Kekalahan Jerman dalam perang ini dan kegagalan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang masih menggantung yang telah menjadi sebab terjadinya Perang Dunia I akan menjadi dasar kebangkitan Nazi, dan dengan itu pecahnya Perang Dunia II pada 1939. Ia juga menjadi dasar bagi peperangan bentuk baru yang sangat bergantung kepada teknologi, dan akan melibatkan non-militer dalam perang seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Perang Dunia menjadi terkenal dengan peperangan parit perlindungannya, di mana sejumlah besar tentara dibatasi geraknya di parit-parit perlindungan dan hanya bisa bergerak sedikit karena pertahanan yang ketat. Ini terjadi khususnya terhadap Front Barat. Lebih dari 9 juta jiwa meninggal di medan perang, dan hampir sebanyak itu juga jumlah warga sipil yang meninggal akibat kekurangan makanan, kelaparan, pembunuhan massal, dan terlibat secara tak sengaja dalam suatu pertempuran.
Indikator40
PERANG DUNIA II DAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI
Perang Dunia Kedua (biasa disingkat PDII) adalah konflik militer global yang terjadi pada 1 September 1939 sampai 2 September 1945 yang melibatkan sebagian besar negara di dunia, termasuk semua kekuatan-kekuatan besar yang dibagi menjadi dua aliansi militer yang berlawanan: Sekutu dan Poros. Perang ini merupakan perang terbesar sepanjang sejarah dengan lebih dari 100 juta personel. Dalam keadaan "perang total," pihak yang terlibat mengerahkan seluruh bidang ekonomi, industri, dan kemampuan ilmiah untuk melayani usaha perang, menghapus perbedaan antara sipil dan sumber-sumber militer. Lebih dari tujuh puluh juta orang, mayoritas warga sipil, tewas. Hal ini menjadikan Perang Dunia II sebagai konflik paling mematikan dalam sejarah manusia.
Latar Belakang PD II:
Benito Mussolini di Italia mempelopori gerakan fasvio de combatimento, dengan cita-cita membentuk Italia Raya
Adolf Hitler, Jerman. Membentuk NAZI
Tenno Meiji, Jepang. Fasis Militer
Jalannya perang:
1937, Italia menduduki Abessynia dan Jerman menyerang Polandia, 1 Sept 1939.
Desember 1941, Jepang membom Pearl Harbour.
UK & Perancis membantu Polandia menghadapi Jerman.
AS terlibat menghadapi aliansi Jerman, Italia, Jepang, setelah Pearl Harbour di bom
Akhir Perang:
Sekutu mendaratkan pasukan di PAntai Normandia, 6 Juni 1944
April 1945, ibukota Jerman yaitu Berlin sudah dikepung oleh Uni Soviet
Jerman menyerah pada Sekutu, Mei 1955
Tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 Hiroshima dan Nagasaki di bom atom oleh AS.
14 Agustus 1945, Jepang menyerah tanpa syarat pada Sekutu
17 Juli-2 Agustus 1945 --> Konfrensi Postdam Keputusannya
Jerman dibagi jadi Jerman Barat dan Jerman Timur
Jerman harus membayar pampasan perang
Angkatan perang Jerman dikurangi
Partai NAZI dihapus
Penjahat perang akan dihukum
8 September 1951--> Perjanjian San Francisco Keputusannya:
Jepang diperintah oleh tentara pendudukan AS
Jepang membayar pampasan perang
Daerah yang dikuasai Jepang dikembalikan ke pemiliknya
Penjahat perang akan dihukum
Indikator41
TEKNOLOGI PERSENJATAAN PERANG DUNIA II
Pada 1912, bom masih berbentuk granat tangan yang sederhana tetapi setengah abad kemudian bom sudah dapat meluncur secara terkendali dan tepat menuju sasaran. Oleh karena itu, bom bernilai politis dan tidak serta merta menjadi barang dagangan yang mudah didapat. Amerika Serikat yang paling giat mengembangkan bom hanya menjualnya ke sejumlah negara tertentu saja. Selain kepada sekutunya, Amerika Serikat juga menjual bom ke Israel yang merupakan tempat menguji senjata buatan USA.
Pada awalnya berkembangnya bom dibuat menjadi amunisi aerodinamis yang dapat dijatuhkan dari pesawat. Bentuknya seperti anak panah dengan bagian tengah yang menggembung. Bom yang kemudian diklasifikasikan sebagai General Purpose (GP) tersebut strukturnya terdiri atas segumpal bahan peledak yang dibungkus kulit metal. Di ujungnya ditempatkan pemantik yang secara mekanis jika terbentur benda keras akan mengaktifkan bom. Agar bom tersebut dapat meluncur sempurna, dipasanglah sirip ekor sebagai stabilisator. F3entuk dasar tersebut ternyata bertahan cukup lama di antara perjalanan perang yang menuntut penggunaan bom yang canggih.
Senjata rudal merupakan elemen kunci dalam pertahanan strategis negara-negara besar, seperti USA, Rusia, Inggris, Prancis, dan Cina. Rudal sebagai wahana pelontaran hulu ledak bisa nuklir atau senjata pemusnah massal lain dalam hal ini kimia dan biologi dikembangkan melalui teknologi peroketan. Dunia mengenal Robert Goddard dari USA, Konstantin Tsiolkovsky dari Rusia, dan Wernher von Braun dari Jerman sebagai bapak-bapak peroketan. Pada awalnya, rudal tersebut untuk menopang visi eksplorasi ruang angkasa, mini ke bukan dan obyek tata surya tetapi kemudian juga sangat vital bagi pertahanan.
Roket-roket Hitler pada masa Perang Dunia II, seperti V-2 pernah mengancam London, Inggris. Dengan menguasai teknologi roket tersebut, pada 1957 Rusia berhasil meluncurkan Sputnik. Sementara itu dengan didukung oleh von Braun, USA mengembangkan Roket Saturnus V yang membawa para astronotnya ke Bulan.
Sejak 1939-1945, pemerintah Amerika Serikat telah mengeluarkan biaya sekitar 2 miliar dollar bagi Proyek Manhattan. Mereka berhasil menguak tenaga inti dan membuka era baru dalam tenaga atom. Kilatan cahaya di cakrawala mulai memudar dan berubah menjadi berwarna jingga disertai tumbuhnya monster cendawan debu yang menggumpal membumbung tinggi dan membakar langit di utara New Mexico. Tokoh di belakang semua itu adalah J. Robert Oppenheimer. Sejak saat itu, hanya ada dua bom atom yang pernah dijatuhkan dalam perang, yaitu bom atom yang pertama dijatuhkan di Hiroshima pada 6 Agustus 1945 dan bom atom yang kedua dijatuhkan di Nagasaki, Jepang pada 9 Agustus 1945.
Senjata lain yang berbahaya adalah senjata biologi yang dapat menyebabkan jatuhnya ribuan korban hanya dengan menggunakan sedikit material. Sejumlah negara maju memandang senjata biologi dan senjata nuklir tersebut setara bahayanya sebagai senjata pemusnah massal.
Senjata biologi dapat dikembangkan dengan mempergunakan organisme-organisme hidup (bakteri dan virus) atau toksin (racun) yang diperoleh dari organisme-organisme. Dengan penerapan teknologi yang tepat, senjata biologi ini lebih murah dan mudah diproduksi dibanding senjata nuklir.
Program persenjataan biologi juga lebih mudah disamarkan dalam bentuk fasilitas produksi dan penelitian biasa daripada melalui fasilitas nuklir atau kimia. Bagian paling sulit untuk menyembunyikan program senjata biologi adalah proses akhirnya, yaitu ketika organisme atau zat toksin diletakkan di hulu ledak misil, bom, senjata artileri, atau tangki penyemprot aerial.
Kesepakatan Persenjataan Biologi (KPB) yang diberlakukan pada 1975, melarang penelitian, pengembangan, produksi, penimbunan, atau pengambilalihan senjata biologi dan toksin. Kesepakatan tersebut juga melarang sistem pengangkutan yang dirancang untuk mengangkut jenis-jenis senjata tersebut. Aturan tersebut berasal dari aturan perang kuno yang melarang penggunaan senjata ataupun substansi "beracun" dalam konflik bersenjata yang pertama kali dimodifikasi dalam Kesepakatan Den Haag pada 1899 dan 1907.
Indikator42
PBB
Liga Bangsa-Bangsa dianggap gagal mencegah meletusnya Perang Dunia II (1939-1945). Untuk mencegah meletusnya Perang Dunia Ketiga, yang mana tidak diinginkan oleh seluruh umat manusia, pada tahun 1945 PBB didirikan untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa yang gagal dalam rangka untuk memelihara perdamaian internasional dan meningkatkan kerjasama dalam memecahkan masalah ekonomi, sosial dan kemanusiaan internasional.
Rencana konkrit awal untuk organisasi dunia baru ini dimulai di bawah naungan Departemen Luar Negeri AS pada tahun 1939. Franklin D. Roosevelt dipercaya sebagai seorang yang pertama menciptakan istilah "United Nations" atau Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai istilah untuk menggambarkan negara-negara Sekutu. Istilah ini pertama kali secara resmi digunakan pada 1 Januari 1942, ketika 26 pemerintah menandatangani Piagam Atlantik, dimana masing-masing negara berjanji untuk melanjutkan usaha perang.
Pada tanggal 25 April 1945, Konferensi PBB tentang Organisasi Internasional dimulai di San Francisco, dihadiri oleh 50 pemerintah dan sejumlah organisasi non-pemerintah yang terlibat dalam penyusunan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. PBB resmi dibentuk pada 24 Oktober 1945 atas ratifikasi Piagam oleh lima anggota tetap Dewan Keamanan-Perancis, Republik Cina, Uni Soviet, Inggris dan Amerika Serikat-dan mayoritas dari 46 anggota lainnya. Sidang Umum pertama, dengan 51 wakil negara, dan Dewan Keamanan, diadakan di Westminster Central Hall di London pada Januari 1946.[13]
Indikator44
FAKTOR PENYEBAB PERANG DINGIN
Penyebab Terjadinya Perang Dingin
Secara umum, Perang Dingin terjadi akibat dipicu oleh hal-hal sebagai berikut.
1) Perbedaan dan Pertentangan Ideologi
Amerika Serikat adalah negara yang berideologi liberal kapitalis, sedangkan Uni Soviet adalah negara yang berideologi sosialis komunis. Sejak awal kelahirannya, paham sosialis komunis memang tidak sejalan dengan paham liberal kapitalis. Bahkan, kelahiran sosialis komunis memang dipicu adanya liberal kapitalis yang pada waktu itu bertindak sewenang-wenang. Akibat perbedaan ideologi, setelah musuh bersama (Jerman) dapat mereka lenyapkan dalam Perang Dunia II, pertentangan ideologi kembali terjadi. Akibatnya, kedua kekuatan adidaya tersebut berusaha saling mengalahkan. Salah satu caranya adalahmemengaruhi negara-negara lain untuk bergabung dalam kelompoknya. Oleh karena itu, dunia ini akhirnya seolah-olah terbagi menjadi Blok Barat yang berpaham liberal kapitalis dengan Amerika Serikat sebagai pemimpinnya, danBlok Timur yang berpaham sosialis komunis dengan Uni Soviet sebagai pemimpinnnya
2) Perebutan Dominasi Kepemimpinan
Amerika Serikat dan Uni Soviet saling berusaha menjadi pemimpin dunia.Mereka memimpikan dapat berkuasa dan memimpin dunia seperti masa kejayaan Inggris dan Prancis pada masa imperialis kuno. Namun, kekuasaan yang biasanya dilakukan pada masa imperialis kuno sekarang sudah tidak mereka lakukan lagi. Amerika Serikat dan Uni Soviet berusaha menjadi pemimpin dunia dengan cara baru, misalnya dengan kekuatan ekonominya. Dengan demikian, Amerika Serikat dan Uni Soviet tampil sebagai imperialis muda.Amerika Serikat dengan kekuatan ekonominya berusaha memengaruhi negara-negara lain khususnya yang baru merdeka  dengan paket bantuan ekonomi.Pemerintah Amerika Serikat beranggapan bahwa negara yang rakyatnya hidup makmur dapat menjadi tempat pemasaran hasil industrinya. Selain itu, rakyat yang hidupnya telah makmur juga akan menjauhkan dari pengaruh sosialiskomunis. Hanya kemiskinan yang menjadi ladang subur bagi perkembangan sosialis komunis. Sedangkan Uni Soviet yang mempunyai kekuatan ekonomi,tetapi tidak sebesar Amerika Serikat juga berusaha membentengi negara-negarayang telah mendapat pengaruhnya.

Indikator45
KERJASAMA PERTAHANAN AMERIKA SERIKAT DAN UNI SOVIET
A. Amerika
Tanggal 4 April tahun 1949, Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) secara resmi dibentuk di Brussel, Belgia. Saat itu, ada 12 negara yang menandatangani piagam pendirian NATO yaitu Perancis, Luxemburg, Belanda, Inggris, Kanada, Denmark, Eslandia, Italia, Norwegia, Portugis, AS, dan tuan rumah Belgia. Inti dari piagam NATO adalah kesepakatan dari negara-negara penanda tangan tersebut untuk membentuk pertahanan bersama. Dengan demikian, segala bentuk serangan yang ditujukan kepada salah satu negara anggota NATO akan dianggap sebagai serangan terhadap negara-negara lainnya. Beberapa tahun berikutnya, Jerman, Yunani, Spanyol, dan Turki ikut bergabung dengan NATO. Pada saat yang hampir bersamaan, Perancis malah mengambil jarak dengan NATO. Pada tahun 1960, meskipun masih tercatat sebagai anggota NATO, Perancis mulai menarik pasukannya dari NATO dan mengurangi ketergantungannya di bidang keamanan kepada pakta pertahanan tersebut.Pembentukan NATO sebenarnya adalah konsekwensi dari situasi perang dingin pasca Perang Dunia Kedua. Uni Sovyet yang berhaluan komunis dianggap oleh negara-negara Barat sebagai ancaman. Karena itu, ketika Uni Sovyet mengalami keruntuhan awal tahun 90-an, NATO berusaha keras mencari justifikasi atas keberadaan organisasinya. Apalagi sejumlah negara Blok Timur, termasuk Rusia sendiri, pada akhirnya memilih bergabung dengan NATO. Dengan demikian, NATO semakin kehilangan identitasnya. Yang terlihat pada NATO kemudian adalah dominasi kuat AS atas berbagai kebijakan organisasi. Karena itu, sejumlah negara mulai meminta agar dominasi AS itu dikurangi.
B. Uni Soviet
Pakta Warsawa adalah sebuah aliansi militer negara-negara Blok Timur di Eropa Timur. Aliansi militer ini dibentuk dengan tujuan mengorganisasikan diri terhadap kemungkinan ancaman dari aliansi militer negara-negara Barat yang tergabung dalam North Atlantic Treaty Organization (NATO). Salah satu faktor utama yang memicu pembentukan Pakta Warsawa adalah integritasi Jerman Barat ke dalam NATO melalui ratifikasi Persetujuan Paris. Pakta Warsawa dirancang oleh Nikita Khruschev pada 1955 dan kesepakatan secara resmi ditandatangani pada 14 Mei 1955 di Warsawa, Polandia. Seiring dengan keruntuhan Uni Soviet dan berakhirnya Perang Dingin, aliansi militer ini membubarkan diri pada 31 Maret 1991 dan diakhiri secara resmi dalam semua pertemuan di Praha, Republik Ceko, pada 1 Juli 1991.
Bentuk sistem aliansi baik yang dilakukan blok Timur maupun blok Barat adalah sebagai berikut.
Pembentukan Cominform (The Communist Information Bureau) pada tahun 1947. Cominform adalah wadah kerja sama partai-partai komunis Eropa yang berpusat di Beograd, Yugoslavia.
Pembentukan NATO (North Athlantic Traty Organization) 4 April 1949. Negara yang menjadi anggotanya yaitu Inggris, Irlandia, Islandia, Norwegia, Denmark, Belgia, Belanda, Luxemburg, Perancis, Portugal, Kanada, dan Amerika Serikat. Tujuannya untuk membendung komunis mulai dari Eropa Utara sampai Turki dan Yunani.
Pembentukan Pakta Warsawa pada 1955 dengan negara Jerman Timur, Cekoslovakia, Hongaria, Bulgaria, Polandia, Rumania, dan Albania. Pakta Warsawa merupakan kerjasama pertahanan dan keamanan negara-negara komunis.
Perjanjian antara RRC dan Uni Soviet tahun 1950 mengenai kerja sama dianatara kedua negara guna menghadapi kemungkinan agresi Jepang.
Pembentukan Pakta ANZUS (Australia, New Zealand, and United State), yaitu pakta pertahanan negara-negara Amerika Serikat, Australia,dan Selandia Baru pada tahun 1951.
Pembentukan SEATO (South East Asia Treaty Organization) pada tahun 1954. SEATO merupakan kerjasama pertahanan antara negara-negara Asia Tenggara dengan pihak Barat. Dengan anggotanya antara lain, Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Filipina, Singapura, dan Selandia Baru.
Indikator46
NEGARA BLOK BARAT DAB BLOK TIMUR
Blok Timur
Dalam Perang Dingin, istilah Blok Timur (atau Blok Soviet) digunakan untuk menyebut Uni Soviet dan sekutu-sekutunya di Eropa Tengah dan Timur (Bulgaria, Cekoslovakia, Jerman Timur, Hungaria, Polandia, Romania, dan - sampai awal 1960-an - Albania). Blok Timur juga adalah nama lain untuk Pakta Warsawa (aliansi militer yang dipimpin Uni Soviet) atau Comecon (organisasi ekonomi negara-negara komunis), yang dikenal juga dengan negara-negara Dinamo. Sekutu Soviet di luar Eropa seperti Mongolia, Kuba, Vietnam, dan Korea Utara juga sering disebut sebagai negara Blok Timur.
Blok Barat
Blok Barat atau Blok Kapitalis selama Perang Dingin merujuk pada kekuatan yang bersekutu dengan Amerika Serikat dan NATO melawan Uni Soviet dan Pakta Warsawa. Pihak yang terakhir disebutkan disebut sebagai Blok Timur, sebuah istilah yang lebih umum dalam bahasa Inggris daripada Blok Barat, karena pemerintah dan pers Blok Barat cenderung menyebut dirinya sebagai "Dunia Bebas".


Indikator47
BERAKHIRNYA PERANG DINGIN
Pada Maret 1985, MG mulai memimpin Uni Soviet. Perubahan secara besar-besaran mulai tampak pada masa ini. Gorbachev berbeda dengan penguasa-penguasa Uni Soviet sebelumnya, pada tahun 1987 ia berkunjung ke AS untuk mendekatkan keduanya kedalam sebuah forum dialog. Bahkan pada tahun 1988, Persetujuan Genewa dicapai dan pada 15 Februari 1989 seluruh tentara Uni Soviet telah mundur dari Afghanistan. Komitmen Gorbachev semakin terlihat saat Uni Soviet tidak menghanyutkan diri dan mengambil sikap lebih netral dalam Perang Teluk tahun 1990-1991. Bahkan bantuan untuk Kuba yang telah diberikan selama 30 tahun pun dihentikan pada tahun 1991 oleh Gorbachev. Namun kebebasan dan keterbukaan yang dicanangkan oleh Gorbachev menimbulkan reaksi keras dari tokoh-tokoh komunis dalam negeri. Puncaknya terjadi pada Kudeta 19 Agustus 1991 yang didalangi oleh Marsekal Dimitri Yazow (Menteri Pertahanan), Jenderal Vladamir Kruchkov (Kepala KGB), dan Boris Pugo (Menteri Dalam Negeri). Namun ternyata kudeta itu gagal karena mendapat perlawanan dan penolakan dari rakyat Uni Soviet dibawah pimpinan Boris Yeltsin dan Unit Militer Uni Soviet. Sebagai akibat dari kudeta itu; Latvia, Lithuania, Estonia, Georgia, Maldova memisahkan diri dari Uni Soviet. Latvia, Listhuania dan Estonia sendiri berhasil memperoleh kemerdekaan dari Uni Soviet pada tanggal 6 September 1991. Akhirnya, Gorbachev mengakui bahwa sistem komunis telah gagal di Uni Soviet. Pada akhir 1991, negara Uni Soviet yang telah berumur 74 tahun itupun runtuh dan terpecah-pecah menjadi beberapa negara yang sekarang termasuk dalam persemakmuran Uni Soviet (Commonwealth of Independent State/CIS). Bubarnya Uni Soviet ini menandai berakhirnya Perang Dingin dengan kemenangan di pihak AS.
Runtuhnya Uni Soviet karna:
Sampai 1980, 11 % GNP Uni Soviet dibelanjakan untuk kepentingan militer. Uni Soviet mengalokasikan dana besar-besaran bagi negara yang berada dibawah kekuasaannya agar negara tersebut tidak lepas dari kendalinya.
Tahun 1980, harga minyak jatuh sehingga keadaan ekonomi Uni Soviet yang tidak stabil benar-benar berhenti. Padahal serbelumnya Uni Soviet sangat tergantung dengan ekspor minyaknya sementara sejak 1980 minyak tidak mampu membiayai Perang Dingin.
Muncul krisis kredibilitas/kepercayaan terhadap sistem komunisme.




Indikator48
PERKEMBANGAN IPTEK DI DINDONESIA DALAM BIDANG TRANSPORTASI DARAT,LAUT,DAN UDARA
Penggunaan roda diperkenalkan pertama oleh bangsa Hyksos tahun 1675 SM. Penemuan mesin uap oleh James Watt 1769 membawa perubahan besar karena transportasi (kapal, lokomotif, mobil) dijalankan dengan mesin uap.Dengan berkembangnya sektor perhubungan/transportasi berperan untuk:
a. meningkatkan produksi dan jasa;
b. meningkatkan arus wisata;
c. memperlancar arus informasi;
d. memperlancar arus barang dan manusia;
Sarana perhubungan meliputi darat, laut, dan udara;
a. Perhubungan Darat Sarana perhubungan darat paling
banyak diminati karena relatif murah,cepat, mudah dijangkau. Untuk meningkatkansarana transportasi upaya yangditempuh pemerintah, antara lain sebagaiberikut.
1) Pemeliharaan rehabilitasi jalan raya yang sudah ada.
2) Membangun jalan tol dan jalan layang, ringroad.
3) Pembangunan jalan kereta api.
4) Rehabilitasi infrastruktur dan penyediaantambahan perlengkapan operasional jalan KA.
5) Pengadaan kereta api lebih moden Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Indonesia KA pertama dikelola oleh PJKA. Sekarang dikelola oleh Perumka(Perusahaan Umum Kereta Api), yaitu BUMN di bawah Departemen Perhubungan yang mengelola KA di Indonesia.
b. Perhubungan Laut
Upaya pemerintah dalam meningkatkan sarana transportasi laut adalah:
1. Merehabilitasi dan meningkatkan kapasitas infrastruktur yang ada.
2. Pengadaan kapal Feri dan kapal pengangkut barang.
3. Perbaikan pelabuhan laut, terminal peti kemas, dan dermaga-dermaga.
4. Meluncurkan kapal cepat Palindo Jaya 500 tahun 1995.
5. Mendirikan PT PAL di Surabaya sebagai pusat pengembangan industry maritim Indonesia.
Tujuan pembangunan perhubungan laut:
1. Mempercepat lalu lintas antarpulau.
2. Meningkatkan perdagangan domestik dan internasional.
c. Perhubungan Udara
Perkembangan transportasi udara ditandai dengan semakin mudah dan cepatnya transportasi antarprovinsi, antarpulau, dan antarnegara. Dengan adanya maskapai penerbangan perintis, yaitu Merpati Nusantara, Mandala, Bouroq, Sempati, dan PT Industri Pesawat Terbang Nurtania berubah menjadi IPTN (Industri Pesawat Terbang Nusantara) yang sekarang dikenal dengan pesawat NC-212, Helikopter NBO 105, CN 235 (Tetuko), N-250 (Gathotkaca), serta produksi komponen pesawat F-16, Boeing 747, dan Boeing 737. Perkembangan informasi, komunikasi, dan transportasi dapat meningkatkan arus informasi, memperpendek jarak antarpulau, maupun antarnegara.
Indikator49
DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF PERKEMBANGAN IPTEK
1.Positif
a. Limbah ternak untuk pupuk (kompos).
b. Sampah dimanfaatkan menjadi gas bio yang berguna untuk keperluan memasak, penerangan, dan tenaga gerak.
c. Dengan detoksifikasi surya yaitu sistim pengolahan air yang terkontaminasi dengan memanfaatkan panas matahari/ultraviolet sehingga menghasilkan air yang bersih.
d. Dalam bidang komunikasi (radio,TV, telephone, handphone, internet) sehingga penggunaan waktu lebih efisien dan cepat mendapatkan informasi.
e. Dapat mendatangkan kemudahan hidup dengan adanya kalkulator, alat rumah tangga elektrolik, pesawat terbang, kereta api, dan sebagainya.
f. Kemajuan bidang kedokteran dan kesehatan sehingga ditemukan pengobatan berbagai macam penyakit termasuk alat kontrasepsi yang berguna mengatur dan membatasi kelahiran.
g. Pada bidang pertanian (traktor, alat pemotong padi, pupuk buatan) menjadi lebih efektif dan efisien dan meningkatkan produktivitas pertanian dengan teknik mutasi buatan dapat menghasilkan buah buahan yang besar tidak berbiji (contoh buah semangka tanpa biji).
h. Memperluas lapangan kerja karena dibukanya industri-industri baru.
i. Meningkatkan produksi barang-barang kebutuhan masyarakat (sandang, pangan, kendaraan, alat elektronika, dan sebagainya)
j. Pengolahan SDA lebih berkualitas dan optimal.
k. Kemajuan bidang pertahanan keamanan dengan persenjataan yang canggih (rudal, patriot, nuklir, bom atom, dan lain-lain) bermanfaat untuk mempertahankan pertahanan dan keamanan wilayahnya.
l. Peningkatan dan pemanfaatan sumber energi baru.
2.Negatif
a. Kegiatan industri menyebabkan limbah berbahaya (logam-logam berat, zat radioaktif, air buangan panas (thermal water waste), kepulan asap,kebisingan).
b. Pertambangan, berupa terjadinya kerusakan instalasi, kebocoran, pencemaran buangan penambangan, rusaknya lahan-lahan bekas pertambahan dan pencemaran udara.
c. Transportasi, berupa pencemaran udara, suara dan naiknya suhu udara kota.
d. Pertanian, akibat dari naiknya pemakaian zat-zat kimia seperti pestisida, insektisida, herbisida, fungisida sehingga terjadi pencemaran air dan tanah.
e. Perikanan, karena pendangkalan sungai, erosi, pembuangan limbah industry sehingga meracuni ikan, polusi air.
f. Kehutanan akibat penebangan hutan tidak tebang pilih, pembukaan hutan untuk pertanian sehingga berakibat turunnya kesuburan tanah, kelestarian air, produksi kayu, dan penurunan kekayaan flora dan fauna.
g. Lautan akibat pencemaran air limbah pabrik, minyak dari tambang-tambang minyak dan pencemaran dari kapal-kapal tanker.
h. Kemajuan bidang persenjataan dengan meledaknya bom-bom nuklir serta reaktor-reaktor atom lainnya yang menyebabkan timbulnya debu yang memuat radioaktif yang menimbulkan sinar alfa, sinar beta, sinar gamma
serta partikel-partikel neutron lainnya yang dapat menimbulkan kanker.
i. Kemajuan teknologi TV menimbulkan pergeseran norma dan nilai bermasyarakat, berkembangnya konsumerisme, seks bebas, dan sadisme.
j. Menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam mengembangkan iptek serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.




Referensi berbagai sumber


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar